Gugat SK Ridwan Kamil, Kalangan Guru Se-Bandung Kumpulkan Koin

Kalangan guru Bandung galang koin. (liputan6)

Kalangan guru Bandung galang koin. (liputan6)

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Ribuan keping uang koin berhasil dikumpulkan para guru di Kota Bandung. Aksi pengumpulan koin tersebut sebagai wujud solidaritas para guru untuk membiayai sidang bagi lima orang guru yang dimutasi.

Aksi unjuk rasa kalangan guru sekaligus wujud keprihatinan mereka atas keluarnya Surat Keputusan (SK) Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang memutasi lima guru dari sekolah tempat mereka mengajar.

Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI), Iwan Hermawan, menyebutkan, kelima guru yang dimutasi ke sekolah lain itu gara-gara sikap kritis mereka yang menuntut Kepala Sekolah SMAN 10 agar bersedia memberikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengelolaan keuangan sekolah kepada Dewan Guru dan Komite.

“Koin-koin ini berasal dari guru-guru Kota Bandung yang prihatin dengan nasib teman-teman kita yang dimutasikan karena sikap kritis kepada Kepala Sekolah,” ujar Iwan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kota Bandung, Selasa (2/2/2016).

Iwan mengatakan, keputusan mutasi kelima orang guru itu tidak disertai formasi belajar yang sesuai. Sebab, menurut dia, sekolah tempat mengajar sekarang telah kelebihan guru sehingga tak memiliki jam mengajar.

Sebab itu, Iwan menganggap ada indikasi kesewenang-wenangan dari pejabat Dinas Pendidikan Kota Bandung dengan Kepala Sekolah. Selanjutnya, menurut Iwan, FAGi beserta lima guru tersebut mendaftarkan gugatan di PTUN Kota Bandung terhadap Ridwan Kamil. Tujuannya, membatalkan SK Wali Kota Bandung tentang pemutasian lima guru tersebut dari SMAN 10 Kota Bandung.

“Kami menuntut agar teman-teman kami ini dikembalikan ke sekolah asalnya. Kami akan menerima langkah mediasi apabila guru-guru ini dikembalikan ke SMAN 10,” tandas Iwan.

Salah seorang guru yang dimutasi, Rudy Sastra Mulyana, mengaku telah dimutasikan dengan 2 kali SK dalam kurun waktu empat bulan pada sekolah yang berbeda. Dia mempertanyakan kebijakan itu namun tidak kunjung mendapatkan jawaban dari para pejabat di pemerintahan setempat.

Lantaran kesal, Rudy bersama empat guru lainnya melalui FAGI melayangkan gugatan ke PTUN Kota Bandung, demi membatalkan SK Wali Kota Bandung tentang pemutasian tersebut.

“Intinya saya di pihak yang lemah, sepertinya saya cicak sedang melawan buaya. Saya optimis bahwa apa yang kami lakukan sebagai bentuk perjuangan. Jangan sampai ada guru-guru yang diperlakukan seperti ini. Biar kami menjadi tumbal dan korban, tapi kami tidak takut,” tandas Rudy di PTUN Kota Bandung.

Pasca mutasi dirinya, Rudy mengaku tak mendapatkan jam mengajar karena sekolah yang ditempatinya kini telah dipenuhi pengajar. (*/lpt)

Loading...

loading...

Feeds

43 Prajurit TNI Ditukar US Army

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan beberapa perwakilan dari tentara Amerika untuk Indonesia. Dalam pertemuan …