Wuiih…MCK dan Pengelolaan Sampah Habiskan Rp 1,3 M

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Bau tak sedap proyek Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sabermas) mulai tercium. Proyek Dinas Permukiman dan Perumahan (Diskimrum) Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang dibangun pada 2014 di beberapa desa, Kabupaten Bandung, ini diduga proyek gagal yang berpotensi merugikan keuangan negara. Angka proyeknya fantastis: Rp 1.395.324.700. Bujet miliaran rupiah itu hanya teralokasi untuk pembangunan 4 unit mandi, cuci, dan kakus (MCK) komunal. Sementara pembangunan pengelolaan sampah yang seharusnya sudah rampung semua, belum tuntas dilaksanakan.

Proyek gagal2
Bahkan, mega proyek ini tidak diketahui oleh masyarakat desa setempat. Pasalnya, saat pelaksanaan proyek, tidak ada papan plang proyek yang terpasang di lokasi. Terkesan, aspek perencanaan dan pengawasan yang dilakukan Diskimrum tidak mencerminkan bahwa dinas yang terletak di Jalan Kawaluyaan Indah Bandung itu sedang atau mengelola keuangan negara.
Asep, warga desa setempat, mengaku, pembangunan tempat pengelolaan sampah sempat dilakukan pengukuran pihak Diskimrum bersama pelaksana proyek (pemborong, red). “Namun, sampai saat ini bangunan tempat pengelolaan sampah belum terwujud,” ujar Asep kepada wartawan koran ini, beberapa hari lalu.
Kritikan senada dilontarkan Ujang, juga warga setempat. Menurut dia, pembuatan MCK komunal dan tempat pengelolaan sampah di beberapa desa tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Alasannya, selama ini warga sudah memiliki fasilitas MCK di masing-masing rumah
Selain itu, lanjut Ujang, pilihan lokasi yang ditentukan untuk pembangunan tempat pengelolaan sampah mengganggu kenyaman sekolah. Jarak antara antara sekolah dengan bangunan tempat sampah berjarak kurang lebih 7 meter.
Bahkan, kata Ujang, tempat pengelolaan sampah saat ini sudah banyak yang rusak, padahal belum dipakai. Tak heran, ia menilai proyek itu mubazir, karena tidak bermanfaat bagi masyarakat. (mun)

Loading...

loading...

Feeds