Dahsyatnya Ceker Pedas

POJOKBANDUNG.com, PEDAS dan lezat tentu sudah menjadi ciri khas santapan tradisional Bandung yang sudah sangat melekat dibenak para wisatawan baik dalam maupun luar pulau bahkan oleh wisatawan asing. Melihat banyak sekali makanan khas Bandung menggunakan rasa pedas yang sangat berbeda yaitu dengan menggunakan bumbu-bumbu yang begitu berani sehingga saat disantap tidak membosankan. Ini menjadi ciri khas yang unik dari kuliner pedas dari Bandung.


Setelah sukses dengan kripik singkong dengan tingkat kepedasan yang beragam sehingga namanya sudah keluar Indonesia, ternyata Bandung kembali menyajikan satu santapan tradisional khas Bandung yang wajib dicoba dengan sentuhan rasa pedas yang begitu menantang. Ceker ayam dengan olahan yang berbagai macam olahan seperti digoreng, direbus hingga dipanggang yang ditambah dengan perpaduan berbagai cabai dari mulai cabai kriting hingga cabai rawit khas Bandung yang terkenal dengan nama “Cengek Domba” di dalamnya.

Salah satu tempat di kawasan Dipati Ukur yang bernama Cekeran Midun olahan Ceker banyak diminati oleh kalangan remaja, sehingga pamor Ceker sebagai kuliner tradisional yang sebelumnya sudah kurang diminati. “Memilih ceker sebagai olahan yang bisa dikenal oleh semua orang adalah impian kami. Karena setelah sukses dengan olahan sebelumnya yaitu gorengan risoles, kami bersepakat untuk kepakan sayap ditempat yang sedikit lebih luas dengan berjualan olahan Ceker yang diberi sentuhan pedas dengan level yang berbeda sesuai dengan tingkat kepedasan,” tutur Akhmad Rizalullah, Manager Operasional Cekeran Midun yang dikenal sebagai kedai Ceker.

Ceker yang ia buat tentu menawarkan kelezatan rempah-rempah yang bukan hanya membuat pedas namun hangat ditenggorokan karena terdiri dari jahe, kencur, salam, sereh dan beberapa rempah-rempah lainnya. “Itulah yang membedakan ceker yang hanya sekedar pedas. Olahan ceker kami, karena sensasi pedas yang diciptakan mampu membuat pengunjung tidak kapok untuk menyantap ceker kami,” jelas Rizal.

Dia menjelaskan, filososfi tentang kuliner dari ceker ini, yaitu bagian dari ayam yang tidak ada tandingannya karena pada ceker terdapat pula bisa menghasilkan kaldu ayam sehingga santapan menjadi sangat gurih. Kemudian ceker adalah kuliner asli Indonesia yang sangat khas sehingga daya jualnya diyakini mampu bersaing dengan santapan yang saat ini mempengaruh selera orang indonesia. Seperti Jepang dengan Ramennya dan Amerika dengan steaknya sehingga saat ini sudah banyak dijual di setiap resto-resto yang ada di Bandung.

“Olahan ceker sangat bernilai tinggi jika olahannya benar dengan dikuah karena selain merasakan sensasi pedas, kita juga merasakan rasa segar karena disantap dengan kuah panas,” paparnya.(apt)

Loading...

loading...

Feeds

Habib Rizieq Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com,JAKARTA– Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab minta maaf karena beberapa waktu lalu dirinya membuat kerumunan massa …

Viral Azan Serukan Jihad

POJOKBANDUNG,com, BANDUNG – Aksi sekelompok orang yang mengumandangkan azan pada beberapa tempat viral di media sosial (medsos). Namun, dari panggilan …