Revitalisasi Sungai Cikapundung Telan Rp 18 Miliar

Pengerjaan Taman Teras Cikapundung

Pengerjaan Taman Teras Cikapundung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Revitalisasi bantaran Sungai Cikapundung yang dibiayai Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum menelan biaya Rp 18 miliar.


Menurut Setker operasi sumber daya air BBWS Citarum Yayat Yuliana, pembangunan ‎ini terbagi menjadi dua tahap, proyek pertama menelan dana Rp 4 miliar pada 2013 dan sempat mangkrak di tahun 2014. Proyek kedua tahun 2015 menelan dana Rp 14 miliar.

‎Yayat mengatakan, di Teras Cikapundung nantinya ada kolam berisi tujuh macam ikan langka yang pernah hidup di Sungai Cikapundung yaitu ikan badar, kehkel, sepat, betok dan beunteur.

“Itu adalah jenis ikan yang dulunya ada di Sungai Cikapundung, sekitar tahun 70-an. Namun, karena kualitas air yang memburuk, ikan jadi tidak bisa hidup lagi di sana,” ujar Yayat kepada wartawan, Jumat (29/1).

Yayat yakin, ikan-ikan bisa berkembang dengan baik di kolam ini, karena air kolam bersal dari mata air di kawasan tersebut.
“Kami di sini tidak menggunakan air PDAM, tapi murni pakai air dari mata air. Karena di sini masih ada sekitar tujuh mata air yang bisa digunakan,” tegasnya.

Teras Cikapundung, lanjut Yayat, nantinya akan jadi wahana edukasi masyarakat tentang sungai dan air.

“Jadi untuk sekolah-sekolah yang ingin memberikan pengetahun lebih kepada siswanya, bisa langsung datang ke sini,” jelasnya.

Bantaran Sungai Cikapundung sebelumnya kumuh, banyak sampah dan bangunan liar kini terlihat indah setelah ditata.

Lokasi teras Cikapundung terlihat jelas dari arah Jalan Setiabudi menuju Jalan Tamansari ada jembatan merah yang menjadi ikon Teras Cikapundung yang membelah sungai.

Bantaran sungai didesain dengan gaya moderen, terdapat bebatuan, kursi yang terbuat dari batang kayu,lukisan dan amphiteater. Ada juga kolam ikan dan pendopo-pendopo. (mur)

Loading...

loading...

Feeds