‘Pandawa Lima’ Targetkan Proyek Palapa Ring Tuntas 18 Bulan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–PT LEN Industri bekerjasama dengan PT Teknologi Riset Global Investama, PT Multi Kontrol Nusantara, PT Bina Nusantara Perkasa dan PT Sufia Teknolgies sepakat menyelesaikan proyek Palapa Ring dalam waktu 18 bulan.


Konsorsium ini dinamai Pandawa Lima dan pihak PT LEN Industri sebagai nakhoda telah menetapkan strategi pelaksanaan pembangunan dengan membagi beberapa area.
Area 1 akan meliputi Mahakam Ulu dengan jaringan optik darat sepanjang kurang lebih 136 km dengan proteksi 4 hop transmisi radio microwave.
Area 2 meliputi Kabupaten Morowali (Bungku), Kab Morowali Utara (Petasia) dan kabupaten Lonawe Utara (Wanggudu) dengan jaringan kabel optik darat sepanjang kurang lebih 546 km.
Area 3 meliputi Kab Muna (Raha), Konawe Kepulauan Wawoni Barat kab Muna Barat (Sawerigadi), Kab Buton Tengah (Lakudo), Kab Buton Utara dengan panjang jaringan optik darat kurang lebih 317 km dan jaringan kabel optik laut kurang lebih 221 km.
Area 4 meliputi kab Kepulauan Sangihe (Tahuna), kab Kepulauan Talaud (Melongguane), kab Kepulauan Siau Tagulandang (Ondong Siau), kab Pulau Moratai (Moratai Selatan), kab Kepulauan Tidore dengan jaringan kabel optik laut sepanjang kurang lebih 977 km.
Area 5 meliputi tiga kabupaten / kota yaitu Kab Kepulauan Banggai (Salakan), Kab Kepulauan Banggai Laut (Banggai), Kabupaten Pulau Taliabu (Taliabu Barat) dengan jaringan kabel optik laut sepanjang 563 km.

Dirut PT LEN Industri Abraham Mose mengemukakan, proyek Palapa Ring ini untuk memenuhi kebutuhan telekomunikasi berbasis data dengan jaringan fiber optik yang tersebar untuk 17 kabupaten /kota terpencil di wilayah Indonesia bagian tengah.

“Jaringan optik ini akan membentang sepanjang 2.700 km dan akan menjadi backbone penghubung untuk mengembangkan broadband seperti Singapura dan negara tetangga lainnya,” ujar Abraham didampingi Dirut PT teknologi Riset Global Investama Bobby Rasyidin dan Direktur Pemasaran PT Multi Kontrol Nusantara Handra Azwar, Kamis (26/1) di PT LEN Bandung.

Di tempat yang sama, Direktur Teknologi Riset Global (TRG) Bobby Rosyidin menjelaskan, konsorsium ini terdiri dari perusahaan yang memiliki pengalaman dan kapasitas yang sangat mumpuni di bidangnya masing-masing, agar proyek terlaksana dengan optimal. “Kami memilki kelebihan masing-masing, jadi kami yakin, untuk menyelesaikan proyek dapat selesai dalam waktu selama 18 bulan,” ujarnya. (Sol)

Loading...

loading...

Feeds