Dewan Minta Pemprov Jabar Prioritaskan Perbaikan Gasibu

Lapang Gasibu ditutup seng.

Lapang Gasibu ditutup seng.

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– DPRD Jawa Barat meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera menuntaskan perbaikan Lapang Gasibu, di Kota Bandung. Hal ini penting agar kenyamanan warga yang ingin beraktivitas di tempat tersebut bisa terpenuhi.

Anggota DPRD Jabar, Agus Welianto Santoso, mengatakan, Pemprov Jabar harus memprioritaskan perbaikan Lapang Gasibu. Sebab, lapangan tersebut sangat dibutuhkan baik oleh masyarakat maupun pemerintah sendiri.

“Dipakai olahraga warga, dan upacara pemerintah. Jadi harus jadi prioritas,” kata Agus, Rabu (27/1).

Terlebih, saat ini perbaikan Gasibu sudah melampaui target yang ditetapkan. Berdasarkan rencana di awal, perbaikan Gasibu ditargetkan tuntas pada akhir 2015 kemarin.

Berdasarkan pantauan, kemarin, tidak ada pengerjaan apa pun di Lapangan Gasibu. Seng penutup masih melingkari Gasibu sehingga lapangan tersebut tidak terlihat dari luar.

Hanya terdapat petugas keamanan dan sejumlah pimpinan pekerja yang berada di lokasi. Manajer lapangan pengembang perbaikan Gasibu, Suyono, mengaku, perbaikan Gasibu sudah tuntas 100 persen.

Saat ini pihaknya hanya tinggal melakukan perawatan terhadap sejumlah pohon yang ada di lapang tersebut. “Kalau tidak dirawat pasti mati. Ada beberpa pohon yang mati, jadi kita ganti,” katanya saat ditemui di Gasibu.

Kendati begitu, menurutnya lapang tersebut baru bisa digunakan pada Maret mendatang. “Tunggu saja nanti Maret,” katanya.

Sebelumnya, anggota DPRD Jabar lainnya, Waras Wasisto, menyayangkan lambannya pengerjaan perbaikan Lapangan Gasibu. Padahal, proyek ini ditargetkan tuntas pada akhir tahun kemarin.

Waras mengatakan, pembangunan tersebut harus dituntaskan tepat waktu. Terlebih, kebutuhan anggaran sudah dicairkan sepenuhnya sampai hitungan penyelesaian.

“Harusnya memang benar targetnya selesai akhir tahun. Apalagi di awal anggarannya full sampai hitungan selesai,” kata Waras.

Waras menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterimanya dari Dinas Pemukiman dan Perumahan Jabar, renovasi Gasibu ini terhambat persoalan lelang. “Lelang tahun kemarin bermasalah,” katanya.

Waras pun menyayangkan hal tersebut karena menandakan adanya perencanaan yang tidak matang. “Kenapa enggak bisa dilelang dengan baik. Sampai ada tahap dua, dianggarkan lagi. Ini jadi pelajaran,” katanya.

Selain itu, Waras pun mengingatkan, persoalan dalam proses lelang ini akan berpengaruh terhadap serapan anggaran. “Ini kaitannya dengan serapan anggaran. Selama anggarannya sudah ada, apalagi ini berkaitan dengan publik, seharusnya bisa diselesaikan dengan baik. Benahi di ULP, PPK-nya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, perbaikan Lapangan Gasibu mundur dari jadwal yang ditentukan. Semula, perbaikan tersebut ditargetkan tuntas pada akhir Desember 2015.

Namun, seiring kondisi cuaca yang terus diguyur hujan, rehabilitasi ikon Jabar ini mundur dari jadwal yang ditentukan. Kepala Biro Humas, Protokol, dan Umum Pemerintah Provinsi Jabar Ruddy Gandakusumah mengakui rehabilitasi Gasibu akan terlambat. “Ya kendala faktor cuaca kan hujan terus, jadi sedikit menghambat pengerjaan,” kata Ruddy di Gedung Sate, Bandung, beberapa waktu lalu.

Sebagai contoh, katanya, aktivitas pengerukan dan pemadatan tanah akan terhambat karena lahan yang selalu basah oleh air hujan. “Jadi kami harus menunggu kering, baru bisa pengecoran,” katanya.

Kendati begitu, Ruddy menjelaskan, saat ini pembangunan Lapangan Gasibu sudah mencapai 80 persen. “Hingga akhir Desember belum rampung, maka revitalisasi akan dilanjutkan pada 2016. Sekaligus, menyelesaikan berbagai aktivitas fasilitas penunjang termasuk air mancur,” katanya.

Dengan begitu, Ruddy menargetkan seluruh pengerjaannya akan tuntas pada Agustus 2016. “Insha Alloh selesai berikut pembangunan berbagai variasi penunjang,” katanya.

Lebih lanjut Ruddy katakan, saat ini baru sepertiga anggaran yang telah digunakan. Pada 2015 ini, anggaran untuk perbaikan tersebut dialokasikan Rp 16 miliar.

Adapun untuk sisa pengerjaannya, akan dialokasikan pada APBD Jabar 2016. “Anggaran yang seperempatnya lagi masuknya ke Dinas Permukiman dan Perumahan (Jabar). Jadi nilainya ada di sana,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

Habib Rizieq Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com,JAKARTA– Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab minta maaf karena beberapa waktu lalu dirinya membuat kerumunan massa …

Viral Azan Serukan Jihad

POJOKBANDUNG,com, BANDUNG – Aksi sekelompok orang yang mengumandangkan azan pada beberapa tempat viral di media sosial (medsos). Namun, dari panggilan …