Eks Gafatar Asal Jabar Sudah Mulai Dijemput

ilustras

ilustras

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Sejumlah mantan anggota Gafatar asal Jawa Barat sudah dijemput dari Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) Bambu Apus, Jakarta. Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan, mereka langsung dibawa ke penampungan milik Pemerintah Provinsi Jabar.


Menurut Heryawan, untuk sementara, ratusan eks anggota Gafatar tersebut akan ditempatkan di sejumlah panti penampungan seperti di Cimahi dan Lembang. Nantinya, mereka akan dipulangkan ke daerah masing-masing.

“Hari ini (kemarin) ada penjemputan. Mereka akan ditampung di berbagai tempat,” kata Heryawan di Gedung Sate, Bandung, Selasa (26/1).

Heryawan melanjutkan, proses penjemputan akan melibatkan berbagai instansi seperti Dinas Sosial, Badan Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Keluarga Berencana Jabar, dan instansi lainnya. Pelibatan instansi-instansi tersebut untuk memastikan para eks anggota Gafatar ini bisa mendapatkan pembinaan yang layak.

Sehingga, kehidupan para eks Gafatar ini dapat kembali normal seperti sedia kala. “Kita lakukan sebaik mungkin, agar hidupnya kembali normal,” ucapnya.

Disinggung terkait penolakan sejumlah eks Gafatar untuk dipulangkan, Heryawan mengaku akan mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut. Nantinya, setiap kasus akan ditangani secara berbeda.

Lebih lanjut Heryawan katakan, pihaknya akan meminta pemerintah pusat untuk membantu mengembalikan aset milik eks Gafatar yang masih ada di Kalimantan. “Kita akan meminta pemerintah pusat fasilitasi,” ucapnya.

Sementara itu, untuk pemenuhan kebutuhan hidup ke depannya, Heryawan mengaku akan melihat kondisinya nanti terlebih dulu. “Tergantung kebutuhan. Kita akan pikirkan bareng-bareng. Karena kasusnya macam-macam,” katanya.

Kepala Dinsos Jabar Arifin H.K mengaku telah membentuk tim untuk penjemputan dan pemulangan eks anggota eks Gafatar ini. “Saya sudah bikin manajemen yang baik (untuk pemulangan eks Gafatar). Nanti akan ada ketua hariannya,” kata dia di tempat yang sama.

Dia mengatakan, proses penjemputan akan dilakukan secara bertahap. Saat ini jumlah eks Gafatar asal Jabar yang berada di RPTC Bambu Apus sebanyak 162 atau kembali bertambah tiga orang.

“Tapi sebelum pemulangan diadakan, kita lakukan pembinaan. Nanti kita libatkan MUI karena ada yang harus diluruskan. Nanti kita beri pembinaan juga masalah wawasan kebangsaan,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mau kembali menerima para eks anggota Gafatar di wilayahnya masing-masing. “Karena kalau hanya MUI tidak cukup. Masyarakat juga perlu membantu,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds