Warga Rancabali Kab Bandung Jadi Anggota Gafatar

ilustras

ilustras

POJOKBANDUNG.com, SOREANG– Seorang warga Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung, diduga menjadi anggota Gafatar. Sekarang warga berinisial AL tersebut dikabarkan berada di Penampungan Bambu Apus Jakarta.


Kabar tersebut dibenarkan Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlndunan Masyarakat Kabupaten Bandung.

“Berdasarkan informasid ari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, AL (45) warga Kampung Mekarbaru, Desa Alam Endah Kecamatan Rancabali, diduga menjadi angota Gafatar,”tutur Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlndungan Masyarakat Kabupaten Bandung, Imam Irianto, Senin (25/1).

Saat ini, pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut. Sejauh ini, menurut Iman, hanya satu warga Kabupaten Bandung yang diduga telibat Gafatar. Namun demikian, kata dia, jumlah tersebut tidak menutup kemungkinan bertambah.

“Dari Dinsos Jabar, ada 27 orang warga Jawa Barat yang terlibat Gafatar. Pendataan juga masih dilakukan kemensos RI. Bisa saja ada warga Kabupaten Bandun lain yang juga terlibat,”ujarnya.

Terlebih, dari beberapa kasus di Indonesia, anggota Gafatar biasanya membawa anak istrinya pergi.

“Tapi mungkin belum terdapat semuanya, apalagi saat ini pun pihak Kementrian Sosial masih melakukan identifikasi,” ungkapnya.

Imam mengatakan, berdasarkan informasi sementara yang dihimpun di lapangan AL pergi seorang diri dari kampungnya terbilang sudah lama. Kemungkinan kepergiannya ini atas dasar motif ekonomi. Dengan dijanjikan lahan garapan yang luas di Kalimantan. Karena memang, selama di Kampung Mekar Baru itu, AL hanya bekerja sebagai buruh tani. Mengenai keterlibatan AL dalam organisi tersebut, kata Imam, pihaknya pun masih menungggu hasil identifikasi dan penelusuran dari Dinsos Kabupaten Bandung.

Imam melanjutkan, jika AL telah kembali ke kampungnya, tentunya pihaknya berkewajiban melakukan pembinaan lebih jauh. Termasuk pengawasan atau monitoring keberadaannya. Namun demikian, ia mengimbau agar keluarga dan masyarakat bisa menerima kembali kehadirannya.

Camat Rancabali, Purnama menambahkan, berdasarkan informasi yang dihimpun pihak desa, diketahui AL telah meninggalkan keluarganya selama dua tahun terakhir ini. Kepergian AL ini tanpa memberikan kabar kepada istri dan kedua anaknya. Kata dia, AL bukan asli warga Kecamatan Rancabali, melainkan berasal dari luar Jawa Barat. AL menikahi salah seorang warga Desa Alam Endah itu, saat keduanya bekerja di Kota Bandung.

“Menurut keluarganya, AL ini meninggalkan istri dan anaknya sejak dua tahun lalu. Nah keluarga juga bilang tidak akan menerima lagi kehadiran AL ditengah-tengah mereka,”kata Purnama. (mld)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …