Wuiih… IFFA Bandung Merevolusi Dunia Komunitas

Pengurus IFFA Bandung, saat merencanakan program IFFA Fest 2016 di salah satu cafe di Jalan Sawunggaling No.7. (Nida Khairiyyah)

Pengurus IFFA Bandung, saat merencanakan program IFFA Fest 2016 di salah satu cafe di Jalan Sawunggaling No.7. (Nida Khairiyyah)

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Saat ini, tidak kurang dari 85 persen  penduduk pria di dunia menggemari sepakbola. Perkembangan dunia olahraga di kota Bandung pada umumnya telah mengalami perkembangan pada beberapa tahun terakhir ini yang cukup memuaskan.

Badan tertinggi fansclub yang pertama didirikan di Indonesia, yaitu Indonesia Football Fansclub Association (IFFA) di Kota Bandung, siap memberikan kejutan di 2016. Merevolusi dunia fansclub dengan berbagai kegiatan yang memperkuat persaudaraan.

Salah satunya, mengadakan sebuah turnamen besar dengan melibatkan semua lapisan fans club yang ada di kota dengan berbagai kegiatan yang telah dilakukan oleh IFFA sejak pertama kali didirikan.

Jajaran pengurus IFFA usai rapat di salah satu caffe yang berada di Jalan Sawunggaling No.7, Bandung, siap mengadakan IFFA Fest 2016.

Presiden IFFA Bandung, Adi Prabowo Roestad mengungkapkan, adanya IFFA Fest sebagai salah satu cara untuk mewadahi keahlian yang dimiliki oleh para anggota di komunitas. Selain itu, IFFA Bandung tahun ini akan menambah turnamen di dalam IFFA Fest.

“Tahun lalu hanya delapan yang diadakan, tahun ini rencananya ada 10 turnamen lagi. Hanya saja, dua game selanjutnya masih dalam tahap pengodokan,” ucapnya kepada pojokbandung.com.

Tahun 2016, lanjut Adi, IFFA Bandung akan semakin solid dengan beragam kegiatan yang akan dilaksanakan. “Kami akan membuat perubahan besar untuk IFFA di Bandung,” ujarnya.

Adi juga menuturkan, sejak awal berdirinya IFFA di Bandung, mengusung tagline “Kami membenci tim anda tetapi kami tidak membenci anda”.

Dalam melaksanakan kegiatannya IFFA tidaklah mudah, yang tentunya memerlukan strategi agar semua komunitas ini dapat dipersatukan dengan baik sehingga mampu membangun komunitas bola yang baik di mata masyarakat luas.

“Dengan tagline tersebut, sudah jelas bahwa kita cukup membenci ‘tim’-nya saja, buka supporternya, tetap supportif aja. Cukup panasnya saat macth berlangsung, ketika macth usai ya kita tetap menjadi saudara,” pungkasna.(cr2)

Loading...

loading...

Feeds

43 Prajurit TNI Ditukar US Army

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan beberapa perwakilan dari tentara Amerika untuk Indonesia. Dalam pertemuan …