Komplek Batununggal Indah Jadi Percontohan Program Zona Aman

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Aksi pencurian kendaraan bermotor di Kota Bandung tak lagi merambah tempat parkir dan pinggir jalan. Para pelaku kini menyasar target, terutama sepeda motor di tempat tinggal lingkungan komplek. Guna menekan jumlah kasus dan mencegah pelaku beraksi, Polrestabes Bandung menerapkan strategi Zona Aman.


Langkah awal menggulirkan program tersebut, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Angesta Romano Yoyol memilih Perumahan Batununggal Indah sebagai proyek percontohan. Setelah itu, ke depannya seluruh area komplek di Kota Bandung serentak memberlakukan Zona Aman.

“Saya sudah sampaikan tiap Polsek targetnya satu bulan ada dua tempat Zona Aman,” ucap Yoyol di Graha Batununggal Indah, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (22/1/2016).

Penerapan Zona Aman, mengunakan pola antisipasi kejahatan di komplek perumahan ini melibatkan satpam dan polisi. Dia menjelaskan, biasanya lingkungan komplek memiliki sejumlah akses masuk dan keluar kendaraan.
“Kenapa maling bisa leluasa beraksi? Ya karena banyak jalan keluarnya. Pintu masuk dan keluar komplek itu misalnya ada lima hingga enam. Tetapi yang dijaga satpam itu cuma sebagian. Adanya kawasan Zona Aman, maka hanya satu pintu yang dibuka dan dijaga, akses lainnya ditutup atau dipasang portal. Sehingga enggak sembarangan orang tak dikenal gampang masuk,” tutur Yoyol.
Selama ini, sambung Yoyol, jam rawan pencurian motor di Kota Bandung terjadi mulai pukul 01.00 Wib hingga pukul 03.00 Wib. Menurut dia, rentan waktu tersebut dipilih pelaku karena umumnya penghuni rumah sudah tidur dan memanfaatkan kelengahan satpam.
“Zona Aman ini mengaktifkan satpam dan polisi. Anggota polsek bergerak melakukan patroli. Satpam lainnya menjaga satu akses keluar masuk kendaraan. Pengelola komplek pun kami minta memasang kamera CCTV. Cara seperti itu tentunya dapat mengantisipasi dan mendeteksi pelaku kriminal,” pungkasnya.

(cr2)

Loading...

loading...

Feeds