Akibat Ulah Dua Pencuri Kabel Ini, Listrik 1.000 Rumah Padam

Polres Bandung ungkap pencurian kabel listrik. (mildan)

Polres Bandung ungkap pencurian kabel listrik. (mildan)

POJOKBANDUNG.com, IBUN– Dua orang pelaku pencurian spesialis kabel listrik, berhasil diamankan aparat kepolisian beberapa saat setelah menjalankan aksinya.


Kapolres Bandung, AKBP Erwin kurniawan, mengatakan pengungkapan kasus pencurian kabel listrik tersebut, ketika Polsek Ibun mendapat laporan dari masyarakat soal padamnya listrik di Desa Laksana Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, pada 17 Januari malam lalu.

Setelah diselidiki, penyebab matinya listrik di sekitar 1.000 rumah di Desa Laksana itu, karena kabel di gardu menuju desa tersebut raib.

“Dari penyelidikan, diketahui jika kabel di gardu tersebut dicuri oleh RK dan AS. Beberapa saat kemudian, kami berhasil menangkapnya,” tutur Erwin, Jumat (22/1).

Pelaku merupakan warga Kecamatan Cikancung yang sengaja melakukan pencurian. Dari tangan tersangka, polisi menemukan barang bukti berupa kabel jenis NYY milik PLN sepanjang 80 meter.

“Tersangka dengan sengaja mendapatkan uang dengan cara mencuri kabel listrik untuk diambil tembaganya dan dijual kepada penadah,”ujarnya.

Dari hasil pengembangan, selain dua orang tersangka polisi menangkap dua tersangka lainnya, namun karena tidak ada TKP di wilayah polres Bandung, maka dua pelaku tersebut diserahkan ke Polres bersangkutan.

“Ada satu orang, inisial A yang diserahkan ke Polres Garut karena melakukan hal serupa di wilayah Samarang,”ujarnya.

Menurut Erwin, komplotan tersebut memang sering bergerilya di beberapa daerah, seperti Garut, Bandung Barat dan daerah lainnya.

“Biasanya mereka menjual kabel hasil curiannya ke Cilame kota Cimahi, satu orang yang bertugas menjual barang hasil curian sedang kami buru,” katanya.

Erwin mengatakan, salah seorang pelaku, yakni RK merupakan mantan pegawai di mitra PLN, sehingga dia mengetahui cara memotong kabel walaupun masih terdapat setrum.

“Pelaku membongkar dulu gardu, kemudian panel saklar dimatikan, setelah itu kabel di bagian atas dikonsletkan dulu, baru dipotong. Memang dia mengetahui cara menangani pemotongan listrik di gardu, soalnya RK mantan pegawai di Mitra PLN,”imbuhnya.

Akibat perbuatan Pelaku, 1.000 Kk di Desa Laksana mengalami padam listrik selama satu hari. Selain itu, PLN juga dirugikan sekitar Rp10juta karena kabel milik PLN dicuri.

“Atas perbuatan tersanka, kami menjeratnya dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal7 tahun penjara,”kata Erwin. (mld)

Loading...

loading...

Feeds