Percepat Umrah, Ridwan Kamil Hadiri Groundbreaking Proyek KA Cepat

Tiang pancang kereta cepat di Desa Cikalongwetan.

Tiang pancang kereta cepat di Desa Cikalongwetan.

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung dimulai hari ini. Itu ditandai dengan acara peletakan batu pertama proyek tersebut di kebun teh Mandalawangi Maswati, Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (21/1).

Selain dihadiri langsung Presdien RI Joko Widodo, peletakan batu pertama (groundbreaking) KA cepat tersebut dihadiri pula Walikota Bandung Ridwan Kamil.

Bahkan, demi proyek tersebut, Ridwan Kamil yang baru pulang dari tanah suci Mekkah Rabu (20/1) malam tadi, belum sempat pulang ke rumahnya di Bandung. Dia langsung meluncur ke lokasi groundbreaking kereta cepat.

“Malam landing jam 23.00 WIB, tidur di Jakarta. Paginya langsung ke sini,” ujar Ridwan Kamil.

Seharusnya, Ridwan Kamil saat ini masih berada di tanah suci untuk menjalankan ibadah umrah. Namun, demi menghadiri kegiatan groundbreaking ini, dia memangkas waktu ibadahnya.
“Dipercepat umrahnya dua hari karena grounbreaking ini. Harusnya dua hari lagi baru pulang,” terangnya.

Ridwan Kamil sendiri mengapresiasi kegiatan peletakan batu pertama kereta api cepat. Karena menurutnya, itu menunjukkan kerja cepat sesuai instruksi presiden.

“Saya menghormati Pak Jokowi. 3 minggu lalu masih diproses. Pak Jokowi bilang kerja harus cepat, tanggal 21 harus groundbreaking semua perizinan harus beres sesuai aturan. Alhamdulillah semua izin sudah keluar. Ini menunjukkan di zaman Pak Jokowi pekerjaan infrastruktur diputruskan dan dilaksanakan dengan baik dan cepat,” tandasnya.

Selain Ridwan Kamil, beberapa pejabat yang menghadiri peletakan batu pertama proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung antara lain adalah, Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan , Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama serta Direktur China Railway. (mur)

Loading...

loading...

Feeds