Subterminal Cimindi Bikin Bingung Sopir Angkot

peresmian subterminal Cimindi

peresmian subterminal Cimindi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI–Subterminal Cimindi yang baru diresmikan Walikota Cimahi, Atty Suharti Selasa (19/1) lalu masih membuat pengusaha dan sopir angkutan umum kebingunan terkait pengoperasiannya. Mereka mengaku, luas sub terminal terlalu kecil dan belum mengerti mengenai cara pengoprasian terminal tersebut.


pengusaha angkutan Cibaligo-Cimahi, Ramlan Keliat menjelaskan, jumlah angkot yang melintasi Jalan Mahar Martanegara kurang lebih sebanyak 200 unit. Dengan luas 572 meter persegi, ia menyangsikan angkot bisa tertampung semuanya.

“Pasti angkot sebagiannya antre di luar terminal, otomatis bakal menghambat kendaraan dan memacetkan jalur lalu lintas,” ujarnya.

Ia berharap subterminal bisa diperluas, agar tujuan dari dibangunnya terminal (mengatasi kemacetan) bisa tercapai.

Hal lain yang harus dipecahkan Pemerintah Kota Cimahi adalah jalur penarik delman yang kerap berbenturan dengan angkot.

“Delman kan masih boleh narik sampai perbatasan Cimindi. Pemerintah harus mencari solusi supaya kita sama-sama untung,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi, Ison Suhud menjelaskan, Sistem pengoperasian subterminal secara sederhana pengemudi angkot tidak bisa lama ngetem di terminal

“Akan diatur waktunya oleh petugas. Sistemnya bergantian dengan angkot lainnya supaya tidak memacetkan,” terangnya.

Sementara, ditemui usai meresmikan subterminal Cimindi, Selasa (19/1), Walikota Cimahi Atty Suharti menyebutkan, total anggaran yang dihabiskan untuk membangun sub terminal ini mencapai Rp 850 juta.

Ia mengatakan, meskipun hanya sebagai tempat transit angkutan, pembangunan terminal merupakan upaya untuk mengatasi masalah kemacetan karena angkutan umum ngetem di sembarang tempat.

“keberadaan sub terminal ini saya harapkan mampu bisa mengatasi kemacetan di kawasan Cimindi karena seperti biasanya, pengemudi angkot sering menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat,” imbuhnya.

Mengenai kekhawatiran bila nantinya sub terminal ini malah ditempati oleh pedagang kaki lima (PKL), Pemkot Cimahi terus mencoba memberikan pemahaman bahwa mereka dilarang berdagang disana karena PKL akan ditempatkan di Pasar Cimindi dan tempat-tempat lainnya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds

Viral Azan Serukan Jihad

POJOKBANDUNG,com, BANDUNG – Aksi sekelompok orang yang mengumandangkan azan pada beberapa tempat viral di media sosial (medsos). Namun, dari panggilan …

Tersangka, Rizieq Syihab Terancam 6 Tahun

Polda Metro Jaya akhirnya resmi melayangkan surat panggilan kepada Rizieq Syihab. Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu dipanggil terkait kerumunan saat …

Teras Cihampelas Sepi, Begini Penampakannya!

  POJOKBANDUNG,com, BANDUNG – Sempat menjadi salah satu primadona kawasan wisata belanja Kota Bandung, kondisi Teras Cihampelas kini memprihatinkan. Tak …