Pedagang Ogah Bayar Pajak untuk Setiap Sapi yang Dipotong

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Pengurus Asosiasi Pedagang Daging Sapi Seluruh Indonesia (APDASI) Kota Bandung dan distributor tengah mencari jalan keluar mengatasi melambungnya harga daging sapi dan wacana pajak yang akan dikenakan kepada para pedagang daging sapi.


Hal itu diungkapkan Ketua APDASI Kota Bandung Endang Mubaroq.

“Tapi sampai sekarang (Rabu sore, red), kami belum menemukan kata sepakat,” ujar Endang Mubaroq, kepada wartawan Rabu (21/1).

Menurut Endang, pembahasan masih alot terutama masalah pembayaran Ppn 10 persen untuk setiap sapi yang dipotong.

“Pedagang menolak membayar pajak, sementara, jika tidak membayar pajak maka distributor tidak bisa mendapatkan sapi,” paparnya.

Para pedagang enggan membayar pajak, karena akan menderita kerugian yang lebih besar.
Akibat kenaikan harga yang signifikan, pedagang bisa menderita kerugian sebesar Rp 1 juta per ekor. Jika ditambah dengan membayar pajak 10 persen per ekor, dengan estimasi harga sapi Rp20juta per ekor, pajak jadi Rp2 juta per ekor, maka kerugian per ekor per hari bisa Rp3 juta.

“Jika sehari potong lima ekor, bisa rugi berapa sehari,” jealsnya.

Karenanya,jika pertemuan ini tidak menemui kata sepakat, Endang mengatakan, bukan tidak mungkin daging sapi hilang dari pasaran.

“Daripada kami rugi besar, lebih baik tidak jualan,” tandasnya. (mur)

Loading...

loading...

Feeds

Cara Memperbarui Whatsapp GB

POJOKBANDUNG.com–DENGAN menggunakan whatsapp GB tentu akan mendapatkan banyak fitur yang tidak di miliki whatsapp resmi. Pengguna dapat menginstalnya melalui berbagai …