Cegah Terorisme, Pemkab Bandung Diminta Buatkan Perbup

POJOKBANDUNG.com, SOREANG- Pemerintah Kabupaten Bandung diharapkan membuat regulasi pencegahan paham-paham radikal dan terorisme.


Kapolres Bandung, AKBP Erwin Kurniawan mengatakan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, diminta untuk melakukan proteksi dini supaya para remaja tidak mudah terjaring dalam paham radikal yang bisa menjerumuskannya melakukan aksi terorisme.

“Perlu ada rumusan untuk memprotek generasi muda, terutama anak usia remaja, seperti anak SMA karena anak usia sekolah rawan menjadi target perekrutan kelompok radikal,” tutur Erwin, Rabu (20/1).

Usia remaja,sangat mudah diberi pemahaman melenceng, bahkan bukan tidak mungkin otaknya mudah tercuci untuk melakukan aksi teror.

Selain itu, Erwin berharap agar pemerintah daerah Kabupaten Bandung membuat regulasi yang bisa memprotek masyarakat dari paham-paham radkal.

“Kenapa tidak tamu wajib lapor 1X24 jam di titngkat RT dan RW dibuatkan Perda atau Perbup,” katanya.

Selama ini, menurut Erwin, tamu wajib lapor 1X24 jam hanya sebatas tulisan yang terpampang saja. Namun, pada pelaksanaannya, banyakRT atau RW tidak melakukan teguran kepada tamu yang tidak melapor.

“Kalau ada landasan hukumnya, RT dan RW bisa menghidupkan kembali wajib lapor 1X24 jam. Mereka tinggal bilang kalau bertanya mengenai kedatangan tamu tersebut hanya untuk menjalankan tugas. Jika tidak dilaksanakan, mereka bisa kena sanksi,” katanya.

Dengan cara seperti itu, maka aktivitas keluar masuk masyarakat di sebuah wilayah bisa terawasi, pergerakan teroris juga bisa terpagari.

Pencegahan paham radikal dan terorisme ini, katanya, bisa dilakukan dengan cara lunak dan keras. Cara keras di antaranya dilakukan oleh Densus 88 dengan penangkapan atau penggerebekan, sedangkan cara lunak dilakukan dengan deteksi dini dan mempersempit ruang gerak radikalis.

“Beberapa saat lagi kami akan melakukan koordinasi dengan MUI sampai tingkat desa supaya mereka berdakwah ke pelosok-pelosok untuk menangkal paham radikal. Bagaimana pemahaman jihad yang benar dan lainnya, disampaikan dengan baik sampai pelosok,” katanya.

Kapolres berharap koordinasi dan peningkatan kewaspadaan ini tidak hanya dilakukan setelah aksi terorisme terjadi, melainkan dilakaukan secara berkelanjutan mengingat bahaya terorisme dan paham radikal terus mengintai Kabupaten Bandung. (mld)

Loading...

loading...

Feeds

Maksimalkan Potensi UMKM dengan Evermos

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Koperasi dan UMKM menjalin kerja sama dengan e-commerce untuk meningkatkan penjualan para …

Telkomsel Gelar Dunia Games League 2021

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Telkomsel terus bergerak maju menegaskan komitmennya sebagai enabler dalam ekosistem esports Tanah Air melalui penyelenggaraan Dunia Games …