4 Pesona Gunung di Jawa Barat untuk Pendaki Wajib Dicoba

POJOKBANDUNG.com, Mendaki gunung adalah kegiatan yang bisa dilakukan kapan saja dan siapa saja. Akan tetapi sebelum mendaki gunung kita harus mempersiapan segala sesuatunya seperti fisik, mental, dan peralatan yang dibutuhkan. Karena diatas gunung kita dihadapkan dengan kondisi alam yang tidak dapat diprediksi.


Belakangan ini mendaki gunung telah menjadi hobi baru yang sedang digandrungi. Banyak manfaat apabila hobi itu dilakukan dengan benar seperti tidak merusak alam dan mengotorinya dengan meninggalkan sampah. Gunung di Indonesia yang menyimpan keindahan yang luar biasa dengan karakter yang berbeda-beda salah satunya gunung yang ada di Jawa Barat. Berikut ini 5 Pesona Gunung di Jawa Barat untuk Pendaki yang wajib dicoba.

  1. Gunung Gede Pangrango

Gunung Gede Pangrango

Gunung Gede Pangrango terletak tidak jauh dari kota Jakarta maupun kota Bandung, sekitar 2,5 jam dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Gunung Gede dalam lingkup Taman Nasional Gede Pangrango, taman nasional yang berada di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Bogor, Cianjur, dan Sukabumi. Memiliki beberapa pintu masuk , akan tetapi lebih banyak pengunjung melewati pintu Cibodas. Gunung Gede memiliki ketinggian 2.958 mdpl memiliki empat kawah yang masih aktif yaitu Kawah Ratu, Kawah Wadon, Kawah Lanang, dan Kawah Baru. Suhu rata-rata Gunung Gede 18 derajat celcius pada siang hari dan malam hari 5 derajat celcius. Memiliki bentang alam yang memukau mau tidak heran Gunung Gede menjadi favorit bagi kalangan pendaki. Sebuah padang edelweiss terbentang luas yang berada di alun-alun Suryakencana. Waktu tempuh untuk mencapai puncak sekitar 5-6 jam perjalanan. Gunung Pangrango merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Barat dengan ketinggian 3019 mdpl. Seperti gunung Gede jalur cibodas merupakan jalur yang paling mudah untuk menggapai puncak Pangrango. Pendaki dimanjakan dengan keindahan alam yang disajikan mulai dari deras air sungai, ait terjun,dan belantara hutan. Tidak heran bahwa jalur cibodas menjadi favorit para pendaki karena memyajikan keindahan alam yang memanjakan mata.Gunung Pangrango juga memiliki padang rumput yang luas ditumbuhi bunga-bunga edelwasis bernama Lembah Mandalawangi.

Alun-alun Suryakencana

  1. Gunung Ciremai

Gunung Ciremai

Gunung Ciremai termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) dan berada dalam wilayah tig kabupaten, yaitu Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Majalengka. Memiliki ketinggian 3.078 mdpl, merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat. Gunung ini memiliki kawah ganda. Untuk mencapai puncak terdapat 3 pintu masuk melalui Majalengka, Palutungan, dan Linggarjati menjadi favorit para pendaki karena memiliki tingkat kesulitan yang tinggi karena jalurnya terjal dan terberat.Untuk mencapai puncak pendaki terlebih dahulu melewati puncak tertinggi kedua yaitu Sunan Mataram dengan ketinggian 2.058 mdpl ditandai batu tranggulasi. Dari Tranggulasi Sunan Mataram, untuk mencapi puncak cermai, pendaki mengelilingi kawah hingga bertemu dengan tranggulasi lagi yaitu Sunan cirebon, dan itulah puncak tertinggi Gunung Ciremai.

  1. Gunung Papandayan

Gunung Papandayan

Gunung Papandayan terletak di Kabupaten Garut,Kecamatan Cisurupan, Jawa barat. Memiliki Ketinggian 2556 mdpl tidak heran gunung ini menjadi favorit karena sangat ramah untuk para pendaki pemula. Trek Gunung Papandayan terbilang cukup mudah dan pendek. Gunung Papandayan terdapat beberapa kawah yang terkenal diantaranya Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak, dan Kaah Manuk. Terdapat 2 jalur pendakian melewati Cisurupaan dan Pangalengan. Terdapat hutan mati yang isinya deretan pohon kering yang terkena erupsi. Menjadi istimewa adalah padang Edelwais terhampar luas sepanjang mata memandang yang berada di Tegal Alun yang paling luas di Indonesia.

Tegal Alun

 

  1. Gunung Guntur

Gunung Guntur

Gunung Guntur merupakan gunung api aktif yang berada di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Memiliki ketinggian 2.249 mdpl ,jalur menuju puncak di dominasi oleh savanna dan batuan kerikil kecil sisa letusan. Mendaki gunung Guntur cocoknya dilakukan sore hari atau malam hari karena medan yang tandus dan gersang Gunung Guntur terkenal dngan cuaca yang tidak bisa ditebak . Tekanan angin dan suhu uara yang panas, bahkan bisa di bilang ganas. Gunung Guntur mempunyai kawasan hutan dipterokarp bukit, hutan montane, hutan ericaceous, atau hutan gunung.  Untuk para pendaki biasa melewati jalur Curug Citis, merupakan jalut terpendek dan termudah. Jalur ini melewati air terjun atau curug citis. Sesampai dipuncak kita menemukan lubang bekas kawah. Pemandangan dari puncak gunung Guntur yang sangat menakjubkan sehingga perjalanan yang ditempuh dengan susah payah terbayar dengar pemandangan luar biasa indahnya, dan bisa melihat gunung Cikuray, situ Bagendit Banyuresi, dan kota Garut dari ketinggian.

Kawah Gunung Guntur

(NKN)

Loading...

loading...

Feeds