Sidang Vonis ‘Hammer Boy’ Sempat Tertunda Seminggu

Sidang vonis hammer boy di PN Bandung. (nida)

Sidang vonis hammer boy di PN Bandung. (nida)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pino si Hammer Boy (13), pelaku kasus pembunuhan Priscilia Dina Ekawati Putri (15), Rabu (13/1/2016) menjalani sidang vonis di ruang sidang anak, Gedung pengadilan Negeri, Jalan Re Martadinata Kota Bandung, Jawa Barat.


Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung, Pranoto, memimpin persidangan yang sempat tertunda satu minggu. Pino dihukum sesuai dengan tuntutan jaksa sebelumnya yaitu 1 Tahun perawatan.

Majelis Hakim, menyatakan terdakwa Pino bersalah dengan melanggar dakwaan kesatu pasal 80 ayat (3) jo pasal 76C UU No 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU no 23 tahun 2002 mengenai Perlindungan Anak.

“Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sebagaimana dakwaan kesatu, yaitu melakukan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan mati. Menjatuhkan tindakan terhadap terdakwa berupa perawatan di Lembaga Penyelenggaraan Kesejehteraan Sosial (LPKS) Panti Sosial Marsudi Putra (PSMP) Handayani Jakarta selama satu tahun,” ungkapnya kepada wartawan.

Selanjutnya, Hakim menyebutkan hal yang memberatkan terdakwa yaitu perbuatan dilakukan dengan cara menbunuh sehingga mengakibatkan kesedihan dan trauma yang panjang terhadap orangtua korban.

Sementara itu hal yang meringankan, terdakwa masih anak-anak dan masih berumur dibawah 14 tahun, terdakwa pun mengakui terus terang perbuatannya, bersikap sopan dan menyesali perbuatan.

Berdasarkan pasal 69 ayat (2) UU RI No 11 tahun 2002 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, yang menyatakan bahwa anak yang belum berusia 14 tahun hanya dapat dikenai tindakan.

Hukuman tersebut yaitu perawatan dikeluarkan berdasarkan Laporan Hasil Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) Balai Pemasyarakatan Bandung No Register : 2015/IX/01 tanggal 08 September 2015 an. SF yang dibuat oleh Dra. Rima Khuriatul R selaku pembimbing kemasyarakatan, yang menyarankan agar terdakwa dijatuhi sanksi tindakan berupa perawatan di LPKS Panti Sosial Marsudi Putra Handayani Jakarta.

(cr2)

Loading...

loading...

Feeds

Tersangka, Rizieq Syihab Terancam 6 Tahun

Polda Metro Jaya akhirnya resmi melayangkan surat panggilan kepada Rizieq Syihab. Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu dipanggil terkait kerumunan saat …

Rizieq Syihab Terancam Pidana

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab telah meninggalkan Rumah Sakit (RS) Ummi di Kota Bogor, Sabtu (28/11).