Rotasi 12 Pejabat Eselon II: Suwarman Jadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jabar

Ilustrasi

Ilustrasi

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan rotasi sejumlah pejabat eselon II, Senin (11/1). Pelantikannya dilakukan langsung Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, di Gedung Sate, Bandung.

Sebanyak 12 pejabat eselon II mengalami rotasi adalah lima kepala dinas, empat kepala Badan, satu asisten biro, dan satu sekretaris dinas. Suwarman yang semula menjabat Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral, kini menjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah yang semula diisi M Solihin.

Sedangkan Solihin kini menempati posisi baru yakni Asisten Administrasi pada Sekretaris Daerah Jabar. Adapun Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi yang dulu dijabat Dudi Sudrajat, kini diisi Anton Gustoni yang sebelumnnya menjabat Kepala Dinas Koprasi dan UMKM.

Perpindahan posisi juga terjadi di Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi. Kini Kepala Disnakertrans diisi Ferry Sofwan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Selain itu, kepala badan yang bertukar posisi di antaranya Dewi Sartika (mantan Kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah) yang menempati posisi baru sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Jabar (BP3KP). “Bu Neni Kencanawati (mantan Kepala BP3KP) kini menempati posisi barunya sebagai Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (BPAD). Sedangkan Tati Iriani (mantan Kepala BPAD) kini menjabat Kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah,” kata Heryawan.

Heryawan mengatakan, pejabat yang dilantik harus melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Menurutnya, rotasi, mutasi, dan promosi merupakan hal yang biasa.

“Tentu formasi baru harus dapat membawa organisasi pada unit kerja yang baik,” katanya. Pejabat terpilih ini dinilai lima orang panitia seleksi independent yang terdiri dari akademisi, perwakilan pemerintah pusat, dan provinsi.

Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa mengatakan, rotasi yang dilakukan merupakan bentuk penyegaran di tubuh Pemprov Jabar. Menurutnya, penempatan 12 eselon II di posisi saat ini merupakan hasil pertimbangan dan kajian yang sangat obyektif.

Untuk posisi Kepala Biro Organisasi dan Biro Administrasi Pembangunan dipilih dari hasil open rekruitmen yang diikuti oleh banyak peminat. Sebelum dijabat Nanin Hayani Adam, posisi ini diperebutkan 24 pelamar dari eselon III, sementara untuk Biro Adbang diikuti oleh 14 pelamar.

“Pak Gubernur memilih yang terbaik dari tiga kandidat yang disodorkan,” kata Iwa di tempat yang sama. Adapun untuk 10 eselon II yang bertukar posisi, menurut Iwa hal ini merupakan bentuk dorongan agar kinerja setiap organisasi perangkat daerah semakin meningkat.

Menurutnya para pejabat yang dirotasi mayoritas sudah menduduki jabatan lama lebih dari tiga tahun. “Bahkan ada yang lebih dari tiga tahun. Ini semata-mata agar kinerja organisasi lebih baik lagi,” ucapnya.

Iwa mengaku, pemprov masih akan merotasi pejabatnya, terutama mengisi posisi Asisten Daerah II Setda Jabar yang kosong ditinggal Yerry Yanuar yang menjadi Kepala Bappeda Jabar menggantikan Denny Juanda. Lalu posisi Kepala Dinas ESDM Jabar yang ditinggal Suwarman.

“Akan ada lagi juga rekruitmen terbuka untuk posis Kabiro Hukum. Untuk Asda II nanti ada rotasi yang akan diisi oleh eselon II A, ESDM juga,” katanya seraya menyebut rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemprov Jabar masih akan terus berjalan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

Cara Memperbarui Whatsapp GB

POJOKBANDUNG.com–DENGAN menggunakan whatsapp GB tentu akan mendapatkan banyak fitur yang tidak di miliki whatsapp resmi. Pengguna dapat menginstalnya melalui berbagai …