Ilmu Membuat Pisang Molennya Dicomot dari Google

POJOKBANDUNG.com, SUMEDANG-‘Asal ada usaha pasti ada jalan’ pepatah ini berlaku bagi Kusnaedi (41), salah seorang pebisnis muda yang menekuni usaha jualan kue pisang molen.


Perjalanan usahanya, barangkali bisa menginspirasi kaum muda lainnya, untuk mandiri tanpa menggantungkan nasib pada orang lain.

Pria yang warga Jalan Kebon Kol Kel Regol Wetan, Kabupaten Sumedang ini, dua tahun  belakangan ini mencoba peruntungannya di bidang usaha kuliner. Beruntung, usahanya berjalan lancar, pria yang akrab disapa Andi ini, bisa meraup omset penjualan kue rata-rata Rp 1 juta per hari. “Kalau pas lagi rame dan banyak pesanan bisa mencapai dua jutaan rupiah,”  ujar ayah dua anak ini.

Andi mengaku, pisang molen yang dia jual, merupakan produksi sendiri. Cara pembuatan kue  pisang molen yang gurih dan lezat, dia dapatkan dari teman yang suka berbagi ilmu.

“Selebihnya saya pelajari sendiri dengan searching di ‘mbah’ google,” selorohnya.

Sebelum memproduksi sendiri, Andi mengaku, dulunya hanya menjualkan kue dagangan milik orang lain.

“Saya ngambil dari agen, kemudian saya jual ke karyawan pabrik, ada untung sih,  tapi tidak seberapa,” jelasnya.

Lama-lama Andi berpikir untuk mengembangkan usahanya dengan memproduksi sendiri kue pisang  molennya. Dengan modal ilmu dan uang simpanannya, Andi pun membuka usaha sendiri di rumahnya.

“Alhamdulillah dua tahun ini saya usaha sendiri, konsumen terus bertambah bahkan  sering kewalahan kalau ada pesanan, hasilnya pun lumayan, minimal biaya sehari-hari dan
menyekolahkan anak sudah tercukupi,” ungkap sarjana pendidikan ini.

Andi sendiri mengaku, selain usaha kue pisang moleh, dirinya masih tercatat sebagai karyawan di perusahaan penerbitan di Bandung. Jabatan Andi di perusahan penerbitan itu pun
tak jelek-jelek amat, selaku kepala gudang.

Namun usaha kulinernya ternyata lebih menjanjikan dan mengasyikan, suami dari Dewi ini pun sempat berpikir  untuk lebih fokus di bisnis kue pisang molennya. Apalagi dia sudah memiliki konsumen tetap di koperasi sekolah-sekolah SD maupun SMP serta toko kue di seputaran Sumedang kota.  (*/nto)

Loading...

loading...

Feeds