Dor! Dramatis! Pencuri Mobil Tewas, Pedagang Pasar Malam Kena Tembak

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, INDRAMAYU – Polres Indramayu berhasil meringkus pencuri spesialis kendaraan bermotor, Iman (38), warga Blok Gopala Desa Kedokanbunder Wetan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu.


Awalnya, Iman bersama rekan-rekannya berhasil membawa kabur mobil hasil curian. Dalam pelarian setelah mencuri sebuah mobil pikap di Jl Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Iman cs gagal meloloskan diri dari kejaran polisi.

Di Jalan Raya Desa Jayawinangun, Kecamatan Kedokanbunder, yang sedang ramai dan macet karena ada pasar malam, polisi berhasil mendekati posisi Iman cs.

Dor, letusan pistol terdengar beberapa kali. Warga di sekitar lokasi pun kaget. Sayangnya, aksi penangkapan itu juga memakan korban. Salah seorang pedagang pasar malam, Karno (54), tumbang karena terkena peluru nyasar.

Warga Desa Jagapura Rt 10 RW 20, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon itu kritis dan masih dalam perawatan di RS Bhayangkara Losarang. Sementara Iman yang terluka, kemudian menjadi bulan-bulanan warga hingga tewas. Sayangnya, pelaku lain berhasil melarikan diri ke areal persawahan di sekitar lokasi.

Seperti dikutip dari Radar Cirebon, Jumat (8/1), pelaku saat itu dalam pelarian setelah beraksi di Jalan Raya Desa Bulak Kecamatan Jatibarang, tepatnya di depan rumah makan SM. Saat itu mobil pikap jenis Mitsubishi T120SS dengan nopol E 8077 tengah diparkir, karena pemilik mobil yakni Anggota PJR Jatibarang, Bripka Didi tengah berada di dalam rumah makan.

Melihat situasi dirasa aman, pelaku bersama seorang temannya turun dari mobil Honda Jazz warna merah. Pelaku beraksi dengan membongkar pintu sebelah kanan. Mereka pun langsung melarikan kendaraan ke arah Kecamatan Karangampel.

Sementara Didi Rasidi yang tengah berada di dalam rumah makan terkejut, ketika mengetahui kendaraan miliknya ada yang membawa kabur. Ia pun langsung berusaha mengejar pelaku dengan secepatnya meluncur menuju arah Karangampel.

Kapolres Indramayu, AKBP Wijonarko membenarkan kejadian tersebut. “Kami masih terus melakukan pengembangan kasus dengan memeriksa sejumlah saksi,” singkatnya. (oet/adk/jpnn)

Loading...

loading...

Feeds