Akibat Gugatan Tiga Daerah Pelantikan Bupati Dua Gelombang

Ketua KPU Jabar  Yayat Hidayat

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemenang pemilihan kepala daerah serentak di Jawa Barat pada 9 Desember 2015 kemarin kemungkinan tidak akan dilantik berbarengan.


Sebab, proses pilkada tersebut tidak tuntas bersamaan karena adanya gugatan dari kandidat di tiga kabupaten/kota.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Jabar Yayat Hidayat mengatakan, dari delapan pilkada serentak di Jabar, terjadi gugatan di tiga daerah yakni Kabupaten Cianjur, Indramayu, dan Tasikmalaya.

Sedangkan pilkada di daerah lain tidak terjadi gugatan, yakni di Kabupaten Pangandaran, Bandung, Sukabumi, Karawang, dan Kota Depok.

Oleh karena itu, Yayat menduga di Jabar akan terjadi dua gelombang pelantikan hasil pilkada serentak 2015.

“Tapi kalau resminya saya belum tahu karena pelantikan bukan wilayah KPU,” kata Yayat di Bandung, Rabu (6/1).
Yayat menuturkan, kepastian pelantikan itu kewenangannya berada di Kementerian Dalam Negeri. Hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui pasti jadwal pelantikan tersebut. “Kami hanya menunggu saja. Siap mengikuti kapan pun,” katanya.
Yayat menambahkan, secara keseluruhan, partisipasi pemilih pada pilkada serentak di Jabar kemarin mengalami penurunan. Menurutnya, dari delapan daerah, partisipasi pemilih menurun lima persen.
Jika biasanya rata-rata pemilih mencapai angka 68 persen, pada pilkada serentak 9 Desember lalu hanya 63 persen. Salah satunya penurunan terjadi di Kabupaten Bandung.

“Kabupaten Bandung menurun antara 2-3 persen,” katanya. Namun, pihaknya mencatat kenaikan partisipasi pemilihan pada pilkada Kota Depok.

“Kota Depok meningkat. Pada 2010 partisipasinya 54 persen, kini jadi 56 persen. Paling bagus di Pangandaran walaupun daerah baru. Pemilihnya 78 persen,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds