Goa Pawon, Situs Purbakala yang Bikin Penasaran

POJOKBANDUNG.com, GOA Pawon merupakan salah satu wisata alam yang mengandung unsur sejarah di dalamnya, didalam Goa Pawon ditemukan 20.250 tulang belulanng dan 4.050 serpihan batu yang diperkirakan berusia sekitar 10 ribu tahun, sebab itulah tempat ini menjadi salah satu situs purbakala yang ada di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.


Temuan tersebutlah yang menggemparkan masyarakat Jawa Barat, yang diyakini tempat ditemukannya kerangka manusia yang merupakan nenek moyang dari suku Sunda, bukan hanya itu saja disitu juga ditemukan serpihan batu yang diduga merupakan perkakas milik manusia yang hidup di jaman dulu.

Banyaknya situs purbakala ini, masuk daftar wisata sejarah yang wajib anda kunjungi, tempat wisata ini berada di Desa Gunung Masigit, Cipatat, KBB, Jawa Barat. Goa Pawon ini berada sekitar 601 mdpl dan memiliki panjang sekitar 38 meter degan 16 meter.

“Goa Pawon punya daya tarik tersendiri karena mitosnya yang membuat penasaran banyak orang termasuk saya, pemandangan disini juga indah. Banyaknya rongga–rongga seperti kamar yang ada jendela alami ,” ujar salah seorang pengunjung, Rendi Iskandar ,23.

Akses menuju wisata ini pun tidaklah terlalu sulit hanya berkisar 25KM dari Kota Bandung kearah barat, untuk menikmati Situs Purbakala ini hanya merogoh kocek Rp 5.000. Fasilitas yang disediakan pun cukup memadai dengan luasnya area parkir. “Memang agak sulit untuk mencapai ke dalam goa gelap dan banyaknya batu-batu tajam dan bau menyengat dari kelelawar, namun semua itu ga ada apa-apanya kalau udah di dalem keren banget mulut-mulut goa yang terlihat alami ini,” ungkap Rivo ,22.

Sementara itu, Berdasarkan hasil survey G.H.R. Von Koenigswald dan A.C. De Yong yang dilakukan dari tahun 1930 hingga 1935 diasumsikan letak goa ini ada di tepi Danau Bandung Purba. Di sini juga banyak ditemukan berbagai peralatan zaman purba yang terbuat dari bahan kalsidon, obsidian, rijang, kwarsit, dan andesit yang berbentuk gelang batu, anak panah, penyerut, pisau, dan batu asah yang berasal dari zaman Preneolitik.

Di goa ini juga banyak ditemukan berbagai artefak zaman purbakala seperti gerabak, alat perhiasan, spatula, dan sebagainya. Pada zaman ini manusia sudah mulai hidup secara menetap di ceruk atau goa-goa di perbukitan. Tempat di mana manusia purba ini ditemukan bisa ditempuh dengan melalui jalur semacam labirin. Tapi Anda tidak perlu khawatir karena gua ini cukup terang. Di sisi utara Gua yang dipagari, Anda bisa menemukan sosok tulang manusia dengan posisi meringkuk. Ini bukanlah tulang kerangka yang asli karena kerangka aslinya sudah disimpan di Balai Arkeologi Bandung. Itupun hanya tengkorak dan rahangnya saja karena bagian lain sudah rapuh dan hancur. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …

Sosok Habib Rizieq di Mata UAS

POJOKBANDUNG.com – Ustadz Abdull Somad (UAS) memberikan pandangannya terhadap sosok Habib Rizieq Shihab. Imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu …