Perubahan PD Kebersihan Jadi Dinas Kebersihan Tunggu Keputusan Mendagri

Ilustrasi Petugas Kebersihan

Ilustrasi Petugas Kebersihan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Rencana Pemkot Bandung untuk mengubah PD Kebersihan menjadi Dinas tidak akan selesai dalam waktu singkat.


Itu diungkapkan Direktur Utama (Dirut) PD Kebersihan Deni Nurdiana. “Ada beberapa proses yang harus dilalui, untuk mengubah bentuk PD menjadi dinas,” ujar Deni kepada wartawan Senin (4/1/2016).

Deni mengatakan, perubahan SOTK harus menunggu keputusan dari Mendagri. Padahal, sekarang sedang moratorium. Sehinga tidak bisa diputuskan dalam waktu dekat.

Selain itu, lanjut Deni, Kota Bandung telah memiliki Perda tentang PD Kebersihan, jika ada perubahan bentuk dari PD ke dinas, maka Perda itu harus dicabut, dan diganti dengan Perda baru.
“Untuk mencabut dan membuat Perda baru bukan hal yang mudah,” tegas Deni.

Karenanya, Deni tidak yakin perubahan dari PD ke dinas ini akan selesai tahun ini.
Deni menambhkan, ada kemungkinan meski Dins Kebersihan dibentuk, namun PD Kebersihan tidak dihilangkan.
“Sesuai dengan hasil kajian dari Tim UNPA0d, yang menyatakan, memungkinkan, adanya PD dandinas sekaligus,” tegasnya.

Rencana perubahan PD Kebersihan menjadi Dinas ini, sempat dipertanyakan para staf. Sehingga Deni harus memberikan penjelasan kepada para stafnya.

“Saat apel pagi, sempat ada pertanyaan dari staf, apa benar akan ada perubahan bentuk dari PD ke dinas,” kata Deni.

‎Sementara, Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung Sofyanudin Syarif mengatakan, Komisi B DPRD Kota Bandung menolak rencana perubahan status Perusahaan Daerah Kebersihan menjadi sebuah dinas,karena sebenarnya PD Kebersihan asihbisa profit.‎

“‎Saat ini perusahaan tersebut tinggal memperbaiki manajemennya agar lebih profesional,” ujar Sofyan.‎

Lebih baik, lanjut Sofyan, Pemkot Bandung membina PD Kebersihan sehingga lebih profesional. Dengan begitu, PD Kebersihan sebagai pengelola samlah ini bisa menghasilkan uang.

“Terlebih saat ekposes bersama Komisi B, PD Kebersihan sudah memperlihat langkah langkah menuju perusahaan daerah yang profesional,” jelasnya.‎‎

Dia menambahkan, anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama, Komisi B sudah mneyepakati penolakan rencana pemkot Bandung untuk mengubah status PD Kebersihan menjadi dinas. Karena PD Kebersihan sendiri sudah menunjukkan sejumlah kinerja yang bagus.

“Sekarang direncanakan pembangunan empay biodegester dan itu jadi peluang bisnis. Kinerja lainnya, tagihan retribusi sampah pun meningkat dan juga bisa menggerakan eleman masyarakat jaga kebersihan. Kinerja PD kebrsihan cukup bagus, harus diparesiasi dan tinggal manajemen yang kurang diperbaiki,” tandasnya. (mur)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …

Sosok Habib Rizieq di Mata UAS

POJOKBANDUNG.com – Ustadz Abdull Somad (UAS) memberikan pandangannya terhadap sosok Habib Rizieq Shihab. Imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu …