Wow… Pangandaran Disesaki Pengunjung

 


POJOKBANDUNG.com, PANGANDARAN– Wisatawan dari berbagai daerah memadati Pantai Pangandaran pada musim liburan tahun baru 2016 ini. Hampir tidak ada sekat yang kosong di sepanjang pantai paling terkenal di Jabar ini.

Berdasarkan pantauan, sepanjang jalan di kawasan tersebut penuh sesak oleh turis maupun kendaraan. Hotel-hotel yang ada pun tak mampu menampung para wisatawan yang hendak merayakan pergantian tahun ini.

Bahkan, tidak sedikit pengunjung yang terpaksa menjadikan kendaraannya sebagai perrsinggahan sementara selama berlibur. Penjabat Bupati Pangandaran Daud Achmad mengatakan, pihaknya memang belum memiliki data pasti terkait jumlah pengunjung pada libur tahun baru ini.

Namun, pada libur Hari Raya Natal 25 Desember 2015 kemarin, terdapat 37 ribu pengunjung yang memadati Pangandaran selama tiga hari. “Sekarang kami prediksikan lebih banyak lagi. Memang angka pastinya belum dapat, kami masih menghitung,” kata Daud saat menghadiri kunjungan kerja Gubernur Jabar Ahmad Heryawan ke Pangandaran, Sabtu (2/1).

Menurut Daud, setiap libur seperti ini, pihaknya menaikkan harga tiket masuk sebesar 10 persen. Meski begitu, antusias warga tidak berkurang bahkan terus bertambah.

Daud mengakui, jumlah pengunjung selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. “Mungkin karena akses jalan ke Pangandaran sekarang sudah bagus,” katanya.

Sebagian turis yang datang masih didominasi dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Namun, menurutnya terdapat juga dari luar Jawa yang sengaja ingin menikmati indahnya alam Pangandaran.

“‎Kemarin saya ngobrol dengan warga, katanya yang dari Lampung juga ada,” ucapnya.

Kendati begitu, Daud mengakui, terdapat beberapa lokasi wisata Pangandaran yang masih kumuh. Salah satunya karena maraknya pedagang kaki lima.

Selain penggalian obyek wisata, pihaknya pun berharap penataan bisa dilakukan lebih baik lagi. Sebagai bupati sementara, Daud mengaku dirinya tidak memiliki waktu banyak untuk membenahi Pangandaran.

“Saya memimpin di sini fokus pada pilkada,” katanya. Daud pun berharap bupati terpilih hasil pilkada serentak 2015 lalu memiliki konsep yang baik terkait penataan Pangandaran.

Hal ini penting untuk pembangunan daerah otonomi baru itu. “Saya sudah bicara dengan bupati terpilih untuk menjadikan Pangandaran destinasi wisata mendunia,” katanya.

Dia mengaku, sudah mencoba melakukan penataan PKL dengan menyediakan lahan yang lokasinya tidak berdekatan dengan pantai. Namun, karena para pedagang mengeluh jualannya tidak laku, mereka pun kembali berjualan di bibir pantai.

Maka dari itu, Daud menginginkan pedagang di Pangandaran seperti di Bali. “Kalau di Bali itu penumpang turun dari bis langsung berjalan, tidak dihalangi pedagang. Sehingga keindahan pantainya tidak terganggu,” ujarnya.

Lebih lanjut Daud katakan, Pangandaran memiliki beberapa obyek wisata mulai dari pantai barat, pantai timur, Batu Hiu, Batu Karas, Citumang, hingga Green Canyon. Semuanya menjadi pilihan masyarakat untuk menikmati masa liburannya.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan, kawasan wisata Pangandaran harus dijaga kelestariannya. Hal ini penting agar keindahan alam tersebut tidak dirusak masyarakat.

Oleh karena itu, Heryawan berharap bupati terpilih dapat menata dengan baik tempat wisata di Pangandaran. “Tapi penataan harus win-win solution. Jadi nanti berbagai pihak tidak ada hambatan melihat langsung ke pantai,” katanya.

Menurut Heryawan, pemprov selalu mendukung pengembangan Pangandaran. Setiap tahun Pemprov Jabar selalu menggelontorkan anggaran, di antaranya untuk memajukan sektor pariwisata. “Kita ingin Pangandaran menjadi tempat wisata terbaik,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …

Sosok Habib Rizieq di Mata UAS

POJOKBANDUNG.com – Ustadz Abdull Somad (UAS) memberikan pandangannya terhadap sosok Habib Rizieq Shihab. Imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu …