Hati-Hati Serangan Balik Mafia Migas

POJOKBANDUNG.com, Mafia migas menjadi musuh rakyat negeri ini. Kini keberadaannya menjadi sorotan masyarakat dan media. Diduga, para mafia dan koleganya mulai menyerang balik pihak-pihak yang memusuhinya.


Koordinator Gerakan Rakyat Anti Mafia Migas (Geramm), Habib Abdul Hakim, mengatakan mafia migas kini sangat terusik. Karenanya melalui antek anteknya, Mafia migas diduga merekayasa fitnah dan tuduhan kepada pihak pihak yang memusuhinya.

“Mafia migas yang punya harta serta uang berlimpah-limpah telah mengerahkan jaringan dan antek anteknya untuk bersuara, memfitnah, menuduh orang orang yang selama ini menyerang dan menyuarakan pembasmian mafia migas,” ucap Habib.

Serangan balik mafia migas dengan cara membuat isu dan opini secara terbuka. Bahwa orang yang selama ini membenci dan memerangi mafia migas malah disuarakan sebagai mafia migas.

Yang menjadi target serangan balik mafia migas tersebut bisa saja orang orang atau pejabat.”Atau mantan pejabat BUMN Pertamina yang selama ini dibenci mafia migas itu,” pungkasnya.

Sebagai perusahaan energi nasional penguasa bisnis migas di negeri ini, Pertamina selama ini menjadi “sapi perah” mafia migas. Dengan cara, menggunakan orang dalam yang tetap terus berusaha menguasai segala sektor bisnis yang ada di tubuh Pertamina.

Mereka tetap berusaha menguasai bisnis minyak dan gas di Pertamina. Makanya para antek-antek mafia migas akan berusaha memengaruhi dan membuat opini. Yakni pejabat-pejabat Pertamina yang anti terhadap mereka disuarakan sebagai mafia migas.

“Ini cara lama, cara kampungan. Maling teriak maling. Tetapi karena di zaman kini banyak sarana buat menyebarkan fitnah itu dan dilakukan secara terstruktur serta masif, maka masyarakat bisa memercayai fitnah dan intrik yang dilakukan antek antek mafia migas itu,” tegasnya.

Habib Abdul Hakim yang juga dikenal sebagai salah satu pemuka agama itu meminta agar Direksi Pertamina membersihkan internalnya dari keberadaan antek-antek mafia migas.

Mungkin saja mereka ini masih bercokol ditubuh Pertamina. Habin juga meminta agar Pertamina jangan takut terhadap tekanan dan intervensi dari siapapun juga.

Juga, harus berani menolak segala tekanan yang ditujukan kepada pejabat pejabat Pertamina. Direksi Pertamina tidak perlu takut di demo atau difitnah oleh siapapun juga. “Lawan saja. Rakyat dan Allah pasti membela orang yang bersih. Pertamina harus bersih dari cengkeraman mafia migas karena Pertamina adalah milik bangsa dan rakyat Indonesia bukan milik Mafia Migas atau pemburu rente lainnya,” tegasnya. (dni)

Loading...

loading...

Feeds