Program Sehari tanpa Nasi Jangan Sekadar Seremoni

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Setelah memiliki program one day no rice di tingkat Pemprov Jabar dan Kota Bandung, idealnya ada pendampingan terhadap program tersebut.


Itu diungkapkan Tenaga Ahli Dewan Ketahanan Pangan Kota Bandung, Entang Sastraatmadja. “Agar tidak hanya sekadar seremoni dan program saja, seharusnya pelaksanaannya selalu dipantau,” ujar Entang.

Menurut dia, tidak adanya pendampingan untuk program tersebut menandakan program yang dicanangkan tidak berjalan dengan konsisten.
“Seharusnya, program ini (one day no rice, red) dilaksanakan dengan lebih konsisten agar tidak terjebak ke dalam praktik yang tidak tepat. Misalnya seperti program yany sifatnya hanya seremoni,” paparnya.

Salah satu pendampingan yang dilakukan, misalnya dengan melibatkan kader PKK, anggota karang taruna dan lain sebagainya.
“Kalau semua dilibatkan, sosialisasi yang dilakukan juga akan lebih baik,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Entang, program ini harus didukung dengan politik anggaran.

“Jadi ini sebuah kritikan, kakau tidak didukung politik anggaran, tidak akan berjalan lancar. Karena untuk mensosialsisakan ini kepada masyarakat dibutuhkan biaya yang tidak sedikit,” bebernya.

Selain itu, yang dibutuhkan selanjutnya adalah dukungan dari pihak swasta. Sampai sejauh mana pihak ketiga bisa menyiapkan makanan pengganti beras.
“Harus dicari makanan yang bukan beras, tapi rasa dan rupanya tidak jauh berbesa dengan beras. Agar bisa diterima oleh masyarakat kita,” tandasnya.
(mur)

Loading...

loading...

Feeds

Maksimalkan Potensi UMKM dengan Evermos

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Koperasi dan UMKM menjalin kerja sama dengan e-commerce untuk meningkatkan penjualan para …

Telkomsel Gelar Dunia Games League 2021

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Telkomsel terus bergerak maju menegaskan komitmennya sebagai enabler dalam ekosistem esports Tanah Air melalui penyelenggaraan Dunia Games …