Robohnya Gedung Eks Merlin: Saat Kejadian Ketiga Korban Sedang Tidur

garis polisi

garis polisi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Tiga pekerja bangunan dalam peristiwa robohnya gedung eks Toko Merlin, diketahui tengah tertidur saat kejadian, Rabu pukul 03.00 dini hari. Satu korban dipastikan tewas akibat insiden maut tersebut, dua lainnya luka-luka.


Ketiga korban itu adalah, Aep (55) yang meninggal dunia akibat tertimpa reuntuhan, Dua korban lainnya, Jumadi dan Tedi.

“Bangunan roboh menimpa tiga orang yang lagi istirahat atau tidur,” ujar Kapolsek Regol Kompol Sumi di tempat kejadian perkara (TKP), Jalan Dalem Kaum (kawasan pedestrian), Kota Bandung, Rabu (16/12/2015).

“Seluruh korban sudah dibawa ke RS Sartika Asih,” ujar Sumi.

Guna penyelidikan lebih lanjut, sambung Sumi, pihaknya meminta keterangan sejumlah saksi. Selain itu, garis polisi membentang di area TKP. Puluhan masyarakat berkerumun melihat ambruknya bangunan tersebut.

Sekitar pukul 03.30 WIB, bangunan dua lantai yang tengah proses renovasi ini tiba-tiba runtuh. Tim Rescue dari Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (DPPK) Kota Bandung dan Basarnas Kota Bandung tiba di lokasi kejadian pada pukul 04.00 WIB. Proses evakuasi mengangkut jenazah Aep tuntas pada pukul 07.40 WIB.

Eks toko Merlin berada di belakang Mal Kings yang beberapa waktu lalu ludes terbakar. Sebagian bangunan toko tersebut juga tersambar api saat kebakaran kala itu. Bangunan lama dua lantai yang roboh berada di bagian kanan menempel ke dinding toko sebelahnya. Bagian kiri lahan proyek melompong karena sebelumnya sudah digali sedalam sekitar enam meter guna persiapan renovasi.

(cesar)

Loading...

loading...

Feeds

Maksimalkan Potensi UMKM dengan Evermos

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Koperasi dan UMKM menjalin kerja sama dengan e-commerce untuk meningkatkan penjualan para …

Telkomsel Gelar Dunia Games League 2021

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Telkomsel terus bergerak maju menegaskan komitmennya sebagai enabler dalam ekosistem esports Tanah Air melalui penyelenggaraan Dunia Games …