Ini Alasan Polisi Belum Tindak Penerobos Yellow Box

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Satlantas Polrestabes Bandung, belum memberlakukan tindakan sanksi pelanggaran terhadap pelanggar marka Yellow Box Juction yang diusung oleh Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat tersebut.


Soalnya, menurut Wakasat Lantas Polrestabes Bandung Kompol Santiadjie Kartasasmita, selama beberapa bulan ke depan pihaknya baru memberi sosialisasi terhadap marka yellow box tersebut.

“Kita masih perlu memberikan pemahaman fungsi dari yellow box itu sendiri, jadi kita belum memberikan pelanggaran terhadap pengguna jalan raya,” kata Adjie saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Selasa (15/12/15).

Sampai saat ini kata Adjie, keberadaan yellow box tersebut, untuk di kota Bandung ada di jalan protokol utama.

“Saat ini baru ada tiga lokasi yang dipasang Yellow Box, yakni di Persimpangan Jalan Ahmad Yani – Jalan PHH Mustofa, Jalan PHH Mustofa – Cimuncang, Jalan PHH Mustofa – Jalan Cikutra,” katanya.

Selain di Bandung, Adjie menuturkan, penerapan yellow box tersebut juga, ada di beberapa kota-kota besar di Indonesia, seperti Surabaya, Jakarta serta kota besar lainnya.

Namun sampai saat ini, lanjut Adjie, pihaknya masih belum bisa memberikan nilai efektivitas terhadap proyek yang diusung Dinas Bina Marga tersebut.

“Ini kan masih masuk tahap sosialisasi, jadi nanti pasti ada evaluasinya, kita belum bisa nilai sekarang,” ungkapnya.

Untuk diketahui, yellow box merupakan proyek inovasi dari Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat guna meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berkendara.

Adapun fungsi dari inovasi yang dilakukan Dinas Bina Marga tersebut, adalah jika di persimpangan tersebut masih banyak kendaraan yang berada dalam Yellow Box, maka pengguna jalan di persimpangan lain yang sedang lampu merah tidak boleh bergerak maju meski sudah lampu hijau.

(cesar)

Loading...

loading...

Feeds