Waspada! Hepatitis A, Dinkes Kab. Bandung Minta Ini…

Hand writing Hepatitis with blue marker on transparent wipe board.

Hand writing Hepatitis with blue marker on transparent wipe board.

POJOKBANDUNG.com, SOREANG- Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, mengimbau kepada Masyarakat untuk mewasadai penyebaran penyakit Hepatitis A dengan cara hidup sehat.


Kepala Bidang Pemberantasan Penyehatanan Penyakit Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Riantini mengatakan, di Kabupaten Bandung hingga saat ini belum pernah terjadi kejadian luar biasa terkait jangkitan hepatitis A, kendati demikian, Masyarakat diharuskan waspada terhadap penyebaran penyakit yang sedang marak di Kota Bogor tersebut.

“Waspada harus, karena penyakit ini bisa muncul di mana saja terutama di lingkungan dengan sanitasi buruk,”tutur Riantini, Minggu (13/12).

Masyarakat harus mencegah penyebaran hepatitis A dengan cara menerapkan pola hidup sehat, baik itu tidak menggunakan alat makan minum secara bersama-sama, mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, juga menjaga kebersihan lingkungan.

“Saat ini memang kita belum ada kejadian luar biasa. Tapi ada beberapa kasus Hepatitis saja, hanya satu atau dua orang,”ungkapnya.

Riantini melanjutkan, ciri-ciri seseorang yang terjangkit hepatitis A, adalah badan pegal-pegal, mual, mata kuning dan air seni warna merah seperti air teh. Warna merah seperti air teh pada air seni ini, kata dia, terjadi karena adanya peningkatan bilurubin dalam tubuh penderita.

“Masa inkubasi virus ini lumayan lama. Yakni antara 2 hingga 6 minggu, lalu muncul ciri-ciri yang saya sebutkan tadi,”katanya.

Sebenarnya, kata dia, penyakit ini bisa sembuh. Asalkan, jika sudah terdeteksi segera dilakukan penanganan medis yang tepat. Selain itu, penderita hepatitis A disarankan untuk istirahat yang cukup, asupan gizi yang cukup, namun menghindari makanan berlemak. Lalu banyak minum dan disarankan lebih banyak minum-minuman manis namun tidak asam.

“Banyak minum yang manis tapi tidak asam. Misalnya sirup coco pandan dan jangan yang asam seperti sirup jeruk, karena ada mualnya. Lalu banyak makan-makanan yang mengandung protein tinggi seperti harmis (kerang), itu cukup bagus,”katanya.  (mld)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …