Pria yang Diduga Pembunuh Wanita di Hotel Kencana, Sumedang Ditangkap

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG–Kasus pembunuhan terhadap perempuan tanpa identitas yang ditemukan di kamar no 202 Hotel Kencana, Jalan Pangeran Kornel, Sumedang pada 3Juni 2014 lalu, terungkap.


Satgasus Polda Jabar dan Satreskrim Polres Sumedang berhasil menangkap seorang pelaku yang diduga kuat sebagai pembunuh perempuan yang diketahui bermana Siti itu.

“Benar, kami telah mengamankan seorang pria berinisial DW alias YG (45). Pria tersebut diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan seorang perempuan di di Hotel Kencana, Jalan Pangkor, Sumedang, pada 2014 lalu,” ujar Kapolres Sumedang AKBP Mahmud Nazly Harahap melalui Kasat Reskrim AKP Hadi Mulyana melalui telepon seluler, Senin (14/12/2015).

Hadi mengatakan, saat ditemukan, polisi tidak menemukan identitas yang menjelaskan jatidiri korban. Akan tetapi setelah pelaku diamankan, diketahui korban bernama Siti dengan umur (35).

“Dari pengakuan tersangka, dia kenal korban di Tegallega Bandung. Maka dari itu, kita masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka,” terangnya.

Seperti diketahui, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan sudah membusuk di salah satu kamar Hotel Kencana, Jalan Pangkor, Sumedang. Di kamar tersebut polisi menemukan obat kuat.

Saat ditemukan, jasad perempuan itu terlentang di lantai kamar. Tubuh bagian atas mayat terbalut baju motif kotak-kotak, bagian bawah hanya memakai sarung. Fisik wajahnya sulit dikenali lantaran busuk dan bengkak.

Berdasarkan keterangan petugas hotel ke penyidik, kamar nomor 202 dipesan seorang tamu pria inisial YG (39), warga Jakarta Timur. Tercatat dalam buku mutasi pihak manajemen hotel, YG menempati kamar sejak 28 Mei. Belum diketahui siapa perempuan menjadi mayat yang berada di kamar YG saat itu.
(cesar)

Loading...

loading...

Feeds

Telkomsel Hadirkan To The POIN Festival

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Menjelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Telkomsel kembali memberikan program spesial kepada seluruh pelanggan setia dengan menggelar …