Pembangunan Jalan Tembus Kamojang Nyaris Tuntas, tapi…

Bupati Bandung Dadang Naser tinjau proyek jalan tembus Kamojang

Bupati Bandung Dadang Naser tinjau proyek jalan tembus Kamojang

POJOKBANDUNG.com, IBUN– Pembangunan jalan tembus Kamojang di Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung sudah 90 persen lebih. Pembangunan ditargetkan rampung akhir Desember ini.


Super Visor PT Adhi Karya, Hartanto selaku kontraktor pembangunan jalan lingkar Cukang Monteng tersebut mengatakan, progres pembangunan jalan tembus Kamojang sudah mencapai 93,25 persen. Kendati demikian, hinggga saat ini jalan masih belum dilewati mengingat pembangunan jembatan belum rampung.

“Hampir selesai, badan jalan sudah dirapikan, tinggal beberapa pekerjaan ada yang belum selesai,” ujar Hartanto ketika diwawancara saat peninjauan Bupati Bandung ke Jalan Tembus Kamojang, Senin (14/12).

Menurut Hartanto, ada beberapa kendala selama proses pengerjaan, seperti terlambatnya izin dari Perhutani yang menyebabkan progres pekkerjaan sedikit terhambat.

Dari total panjang jalan 2.440 meter tersebut, 900 meter diantaranya merupakan lahan milik warga yang telah dibebaskan, dan terdapat 1.200 meter milik perhutani.

“Untuk jalan di lahan milik warga, tidak ada kendala. Tapi untuk jalan di lahan milik perhutani, kami baru memulai pekerjaan pertengahan november karena baru mendapat izin,”ungkapnya.

Hartanto mengatakan, semula direncanakan di tengah jembatan akan dibangun lift yang digunakan untuk kepentingan pariwisata. Namun, pembangunan lift direkomendasikan tidak dipasang dengan berbagai pertimbangan.

“Hasil kajian ahli kami, total tinggi lif mencapai 55 meter, dimana untuk tinggi dudukannya 22 meter dan badan lif 33 meter. Tapi setelah kami menggali untuk pondasi, kondisi tanahnya tidak memungkinkan karena ketika menggali di kedalaman 3 meter sudah mencapai tanah keras,”ujarnya.

Kalaupun dipaksakan, maka kemungkinan robohnya sangat tinggi. Selain itu, di lokasi Kamojang merupakan daerah rawan gempa ring satu, sehingga dengan kondisi tanah seperti itu maka jika terjadi gempa akan mempenhgaruhi terhadap konstruksi.

“Tadi Pemerintah Daerah meminta lokasi pembangunan lif dipindah,”katanya.

Bupati Bandung, Dadang M Naser mengatakan, karena ada kesalahan teknis maka pembangunan lif akan dipindah, saat ini pihaknya tengah mencari lokasi yang sesuai.

Untuk pekerjaan sendiri, sesuai dengan kontrak akan berakhir 31 Desember mendatang, dan akan dilanjutkan penataan yang akan dilakukan di 2016.

“Untuk Struktur jalan bisa selesai sesuai kontrak, tapi jembatan yang terganggu cuaca dan perizinan perhuani terlambat, mungkin ada perpanjangan waktu. Kontrak bisa diberi toleransi, setelah ada kajian dengan pihak unsur komunikasi pemda,”ujarnya.

Kawasan tersebut kata Dadang, direncanakan dibangun Kamojang hill, selain sebagai jalan alernatif saat mudik, juga akan menjadi kawasan wisata baru di Kabupaten Bandung.

“Ingin dibuka kawasan wisata ilmiah, geothermal dan air panas. Makanya akan dibangun maha taman, bukan taman kecil. Lif itu untuk melihat pemandangan dari ketinggian dengan view wilayah pekotaan,”katanya. (mld)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …

Sosok Habib Rizieq di Mata UAS

POJOKBANDUNG.com – Ustadz Abdull Somad (UAS) memberikan pandangannya terhadap sosok Habib Rizieq Shihab. Imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu …