Ini Sikap Imam Besar Islamic Center Of New York, Tanggapi Celotehan Donald Trump

Donald Trump

Donald Trump

 


POJOKBANDUNG.com–Celotehan kampanye Donald Trump menyengat umat Islam. Kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik berniat melarang warga muslim datang ke Negeri Paman Sam. Bagaimana reaksi imam besar Islamic Center of New York, Imam Shamsi Ali, menanggapi pernyataan kontroversial Trump itu?

Sejak Trump sesumbar soal larangan bagi muslim masuk Amerika, kecaman bergulir dari berbagai belahan dunia. Petisi kecaman pun bermunculan dari masyarakat Inggris hingga Indonesia. Bahkan di Inggris, petisi untuk Trump memungkinkan dibahas di parlemen jika dukungannya mencapai lebih 100 ribu orang.

“Donald Trump ini sosok pribadi yang sangat kontroversial. Jadi, saya kira karena dia (Trump) tidak memiliki program nyata di kepalanya, maka dia menjadikan isu Islam ini sebagai cara untuk memopulerkan diri,” kata Shamsi belum lama ini.

Pria asli Bulukumba, Sulawesi Selatan, ini merasa yakin ucapan Trump berkaitan akan melarang muslim datang ke Amerika tak mengganggu perkembang Islam di Amerika.

“Islam tetap terus berkembang. Justru dari pengalaman-pengalaman yang ada, semakin Islam diperlakukan seperti itu, orang Amerika makin sadar ternyata ada (dampak) beberapa kota (di beberapa negara) yang melarang Trump datang ke kota itu. Bahkan PM Inggris, Presiden Obama dan orang-orang Hollywood mengkritik Trump,” tutur Shamsi.

Shamsi yang sudah lama menetap di Amerika mengaku pernah berjumpa dengan Trump dalam suatu kesempatan. Pasca ucapan Trump menyerukan larangan muslim datang ke Amerika, Shamsi melancarkan protes dalam bentuk tulisan-tulisan via Twitter.

Dia pun meminta umat Islam di seluruh dunia untuk bersikap cerdas menanggapi ucapan kontroversial Trump. “Secara umum, kita enggak perlu marah-marah. Dia (Trump) sudah terlanjur dikucilkan oleh orang Amerika karena Islam,” ujar Shamsi yang juga menjadi anggota dewan penasihat sejumlah organisasi besar seperti Indonesian Muslim Society in America dan Indonesian Muslim Intellectual Society in America.

Shamsi mengimbau agar umat Islam jangan terganggu dengan propaganda dilontarkan Trump. Sebab semakin Islam dikecilkan serta digambarkan negatif, sambung dia, Islam makin bangkit dan terang.

“Saya kira yang bisa kita lakukan hanyalah berbenah diri kembali. Melakukan berbenah diri, saya kira orang lain juga akan mengubah persepsi tentang Islam. Saya yakin Donald Trump suatu saat akan berubah ketika umat Islam betul-betul mampu memperlihatkan Islam yang sesungguhnya,” ucap Shamsi.
(cesar)

Loading...

loading...

Feeds

Habib Rizieq Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com,JAKARTA– Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab minta maaf karena beberapa waktu lalu dirinya membuat kerumunan massa …

Libur Natal-Tahun Baru Dipangkas 3 Hari

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA– Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) akhirnya jadi dipangkas. Pemerintah memutuskan mengurangi jatah libur Nataru selama …

Viral Azan Serukan Jihad

POJOKBANDUNG,com, BANDUNG – Aksi sekelompok orang yang mengumandangkan azan pada beberapa tempat viral di media sosial (medsos). Namun, dari panggilan …