Dispora Kota Bandung Ganti Logo

Dispora ganti logo

Dispora ganti logo

POJOKBANDUNG.com, PERSIB – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung mengganti logo lama dengan logo baru. Pada logo barunya ini menggunakan warna yang berbeda dalam logonya. Selain itu ada simbol tetesan air ditengah p dan ora.


Tetesan air di logo barunya itu sebagai penggambaran masa depan instansi yang dipimpinnya. Dimana Dispora dihadapkan pada tantangan untuk membina para pemuda Kota Bandung.

Tampilan baru dengan simbol barunya, Dispora mengusung semangat baru melalui kampanye 4 Hebat 5 Juara.

“Air dimanapun yang menetes bisa diterjemahkan sebagai air masa depan, jadi 1,2 juta pemuda menjadi tantangan Dispora agar bisa menyehatkan sekaligus membinanya agar berprestasi,” ucap Kadispora Kota Bandung Ajie Sugiyat di kantor Dispora Kota Bandung, Jalan Aceh, Bandung, Senin (14/12).

Oleh karenanya, dalam acara launching logo teranyar di Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani, Bandung pada Selasa (15/12) pagi, dirinya juga akan menyerukan branding terbarunya itu.

“‘4 Hebat’ itu empat misi, pertama meningkatkan pemuda mandiri, kedua masyarakat dan pemuda juara, ketiga sarana dan prasarana memadai, dan keempat pelayanan dengan meningkatkan kinerja karyawan, kalau dinas saya kurang baik maka tidak tercapai, kalau terlaksana dengan baik kelimanya yaitu juara,” ujarnya.

Selain akan mengkampanyekan logo barunya, pada acara nanti juga Dispora kan memperkenalkan aplikasi “ezzy service’. Menurutnya layanan terintegrasi ini merupakan komitmen Dispora Kota Bandung dalam mendukung upaya Pemerintah Kota Bandung menuju kota pintar (smart city) pada layanan warga.

Dengan layanaan ini, Ajie mengatakan bakal memudahkan masyarakat untuk mengecek situasi 17 sarana olahraga yang dimiliki oleh Kota Bandung.

“Sehingga masyarakat tidak perlu datang jauh-jauh ke lokasi, tinggal sentuh aplikasi yang disediakan Dispora, kita bisa mengetahui jadwal pemakaian SOR (Sarana Olahraga), harganya berapa, kosong jam berapa, siapa yang melayani, jadi ga ada transaksi man to man nanti tinggal banking,” tuturnya.

Saat ini, lanjut Ajie, pembuatan aplikasi ‘ezzy service’ ini sedang dalam tahap penyempurnaan, pihak Dispora masih mematangkan infrastruktur data yang sudah terintegrasi dengan CCTV di 17 sarana olahraga di Kota Bandung. Sebagai pusat kendalinya, kini Dispora sudah memiliki ‘Command Centre’.

“Nanti lancar pengaksesannya dimulai per 1 Januari 2016. Sekarang kita coba dulu. Ke depan kita juga akan mencoba untuk mengakses sarana olahraga milik swasta,” pungkasnya.

(Pra)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …