Hiks…Bang Mandra Mohon Tidak Dibabat

Mandra menjalani sidang Tipikor.

Mandra menjalani sidang Tipikor.

 
POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA– Komedian Betawi Mandra Naih terisak saat membacakan nota pembelaan (pledoi) atas tuntutan hukuman yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Jakpus kepadanya. Dalam pledoinya, Mandra mengharapkan agar kasus korupsinya yang menjeratnya itu bisa dibongkar hingga ke akarnya.


“Di awal persidangan, saya pernah katakan bahwa kasus korupsi di TVRI ini harus dibongkar hingga ke akar-akarnya. Dan hal itu selalu diulangi dan diingatkan oleh majelis hakim yang mulia kepada saya,” kata Mandra saat membacakan pledoinya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (10/12).

Tak hanya itu, Mandra kemudian seolah berpantun mengibaratkan kasus yang menimpanya itu. Menurutnya, jika kasus korupsinya diibaratkan sebuah pohon, maka dirinya adalah buah.

“Jangan sampai akarnya dibongkar, buahnya juga dimatiin. Maksudnya, jangan dalam membongkar kasus korupsi di TVRI sampai membabi buta, termasuk saya yang diibaratkan sebagai buah, jadi kena juga getahnya dibabat habis. Sebab, saya tidak melakukan korupsi dan tidak menjadi bagian dari akar-akarnya itu,” papar Mandra.

Dalam kesempatan itu, Mandra juga mengungkapkan penyesalannya. Bintang sinetron Si Doel Anak Sekolahan itu mengaku menyesal karena terlalu percaya kepada orang-orang yang terlihat baik, namun justru memanfaatkan kepolosannya. Yaitu, pembeli ketiga produksi filmnya sebelum dibeli pihak TVRI, Iwan Chermawan.

“Saya menyesal, karena sudah merepotkan banyak orang yang harus mengikuti kasus saya ini. Untuk itu, saya mohon maaf,” kata Mandra diiringi dengan isak tangis.

Karena itu, Mandra memohon kepada majelis hakim untuk bisa membebaskannya dari hukuman.

Sebelumnya, Mandra dituntut JPU dengan hukuman penjara selama 1,5 tahun dan denda sebesar Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan. Mandra dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi dalam pengadaan program siap siar di LPP TVRI yang menggunakan APBN 2012. Mandra selaku Direktur PT Viandra Production disebut melakukan penggelembungan tiga paket program siap siar yang dijual ke TVRI melalui Iwan Chermawan.

Atas proyek ini, Mandra memperoleh kekayaan dengan menerima pembayaran dari TVRI sebesar Rp 1,4 miliar. (Put/jpg)

Loading...

loading...

Feeds

Vaksinasi Covid Telan Rp47 Miliar

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Subang mengungkap, di tahun anggaran 2021 ini, Pemda Subang mendapat …

Kompak Bantu Warga yang Isolasi

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Desa Jalancagak, Kaecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang memberikan bantuan bagi tetangga yang tengah menjalani isolasi mandiri di …

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …

Bakal Punya Wadah Industri Kreatif

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bertekad mewujudkan industri kreatif milenial. Gagasan itu rupanya tak main-main. Upaya …