Duh…Sejak Pencoblosan, Banjir Terus Menggenangi Kampung Cieunteung

Petugas tinjau banjir di Kampung Cieunteung. (mildan)

Petugas tinjau banjir di Kampung Cieunteung. (mildan)

POJOKBANDUNG.com, BALEENDAH– Sejak Selasa (8/12) malam banjir menggenang beberapa wilayah di Bandung selatan. Dari pantauan, air menggenang di Kampung Cieunteung Kelurahan baleendah, Kecamatan Baleendah dan Kampung Bolero Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, hingga Jumat (11/12) pagi.


Di Kampung Cieunteung, air menggenang dengan ketinggian antara 60-80 sentimeter. Kendati demikian, warga masih bertahan di rumahnya masing-masiing.

“Sudah tiga hari banjir. Sejak pencoblosan Pilkada,” tutur Ketua RW20 Kampung Cieunteung, Jaja, ketika diwawancara.

Dia menduga air akan terus naik mengingat dalam tiga hari terakhir, hujan selalu mengguyur bandung raya.

“Hujannya memang merata di semua wilayah, intensitasnya juga besar dan lama, jadi kemungkinan air akan terus naik,” katanya.

Kendati rumah warga Kampung Cieunteung sudah tergenang air sampai hampir satu meter, waga masih bertahan di rumahnya masing-masing dan memanfaatkan lantai dua rumah masing-masing.

“Hanya ada lima keluarga yang mengungsi ke lantai dua masjid karena rumahnya tidak punya loteng. Yang lainnya masih di rumah masing-masing mengamankan barang-barang,”ungkapnya.

Selain Kampung Cieunteung, banjir juga menggenang Kampung Bolero, Desa Dayeuhkolot Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung dengan keinggian mencapai 60 sentimeter.

“Hujannya besar dan lama, jadi Citarum meluap,” tutur Yuli Hidayat (30) salah seorang warga.

Menurutnya, Kampung Bolero memang menjadi daerah yang pertama kali terkena banjir di Dayeuhkolot karena berada tepat di pinggir Sungai Citarum.

Sama halnya dengan Kampung Cieunteung, warga Kampung Bolero juga masih bertahan di rumah masing-masing dengan alasan sudah tebiasa menghadapi banjir.

“Kalau segini mah masih biasa belum pada ngungsi, airnya juga masih turun naik, kalau mengungsi khawair sama barang-barang di rumah,”ujarna.

Sementara, Kapolsek Baleendah, Kompol Suhari mengatakan, pihaknya terus siaga dalam menghadapi banjir Bandung selatan tahun ini. Petugas juga disiagakan di Taman Kota Baleendah.

“Kita buat pos di taman kota, nanti akan dibantu personel Polres Bandung dan Polda Jawa barat,”ujar Kompol Suhari ketika diwawancara saat meninjau banjir Kampung Cieunteung.

Petugas di posko akan membantu evakuasi warga yang akan mengungsi ke lokasi-lokasi pengungsian. Polsek Baleendah juga menyiapkan rakit dan kendaraan untuk membantuu porses evakuasi jika diperlukan.

“Warga memang sudah terbiasa dengan banjir, tapi tetap kita imbau untuk segera mengevakuasi diri, teuama keluarga yang mmpunyai anak kecil. Untuk pengungsian, kita suah koordinasi dengan lurah Baleendah. Ada tujuh titik pengungsian, diantaranya Gor inkanas dan Gor Baleendah,” katanya.

(mld)

Loading...

loading...

Feeds

Gelaran The NextDev, Lanjutkan Inovasi Digital

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA- Telkomsel kembali menyelenggarakan The NextDev Talent Scouting dan The NextDev Academy tahun 2020. Pengumuman tersebut dilakukan dalam kegiatan …