Waduh! Bocah 10 Tahun Disekap dan Dipaksa Melayani Nafsu Bejat Ibu Ini

Pelaku MW (kiri) yang menyekap dan memaksa bocah 10 tahun untuk melayani nafsu bejatnya.

Pelaku MW (kiri) yang menyekap dan memaksa bocah 10 tahun untuk melayani nafsu bejatnya.

POJOKBANDUNG.com, Kasus pelecehan seksual tak hanya menimpa anak perempuan. Kali ini, seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun dipaksa tetangganya, wanita berumur 40 tahun, untuk melayani nafsu bejatnya. Tak hanya itu, korban juga disekap dan tidak dibolehkan pulang selama 8 hari dari rumah tersangka.


Bocah malang itu adalah ES (10), warga Desa Pagaran Honas, Kecamatan Badiri, Tapteng. Sementara pelaku MW.

Ayah korban, SS (51) kepada petugas saat melaporkan kejadian tersebut, Senin (30/11), mengatakan awal mula kejadian saat korban hilang selama 8 hari dan tidak tahu pergi ke mana.

Pada Minggu (29/11) sekira pukul 07.00 WIB, setelah 8 hari lelah mencari, dia pun tanpa sengaja lewat dari depan rumah tersangka dan melihat sepintas sosok anak kecil dalam rumah itu. Merasa curiga, dia tak lantas mendatangi rumah tersangka. Dia pergi menemui kepling setempat dan melaporkan hal tersebut. Tak hanya kepling, bersamanya juga ikut beberapa warga untuk mendatangi rumah tersangka yang hanya berjarak 30 meter dari rumah korban.

“Hampir gak ketemu, untung ada warga yang melihat kotak kayu, ukurannya pas-pasan dengan badan korban dan membukanya. Ternyata, korban dimasukkan ke kotak tersebut. Ternyata, sewaktu tersangka melihat warga ramai datang, diapun langsung menyembunyikan anak itu ke dalam kotak,” tandasnya.

Setelah menemukan korban, kata Kusnadi, kepling dan warga tidak lantas menghakimi tersangka dan interogasi terhadap korbanpun belum dilakukan, lantaran kondisinya yang masih trauma.

Setibanya di rumah korban, mereka kemudian menanyai korban dengan perlahan. Alangkah terkejutnya mereka mendengar kejelasan korban yang mengaku sudah 5 kali disuruh melakukan hubungan badan dengan tersangka di bawah ancaman hendak dibunuh.

“Karena mereka takut korban masih trauma, makanya gak langsung ditanyai sewaktu pertama kali ditemukan. Setelah diajak ke rumah, baru ditanya perlahan. Dijelaskannyalah, kalau dia (korban) sudah 5 kali dipaksa melakukan hubungan suami istri dengan korban. Katanya, kalau dia berani pulang, akan dibunuh,” terangnya.

Mendengar itu, ayah korban langsung melaporkannya ke polisi. Tak berapa lama kemudian, petugaspun menangkap tersangka. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tersangka mengakui perbuatannya.

“Suaminya tahu anak itu di rumahnya. Tapi, kalau aksi itu dia gak tahu. Karena, perlakuan tersangka sama anak itu dilakukan jam-jam 12 malam, makanya dia (suami tersangka) tidak tahu,” tuturnya.

Masih kata Kusnadi, dari keterangan korban juga mengakui saat dimintai keterangan, dirinya dipaksa melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan anak seusianya oleh tersangka sebanyak 5 kali. Karena, takut dengan ancaman tersangka diapun menurutinya. “Kalau pengakuan anak itu sama dengan penjelasan ayahnya dan pengakuan tersangka,” bebernya.

Kini tersangka ditahan di RTP Mapolres Tapteng, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Tersangka dijerat dengan pasal 81 ayat 1 junto pasal 76d subsider pasal 81 ayat 2 lebih subsider pasal 82 ayat 1, junto pasal 76e, undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (ts/ms)

 

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Pemkot Belum Bisa Akses TPS Legok Nangka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kota Bandung tengah menghadapi masalah dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Seperti diketahui TPS Sarimukti masih bisa menerima …

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

KKI 2021 Dongkrak Pemulihan Ekonomi Jabar

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Bank Indonesia Jawa Barat dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama Dekranasda Jawa Barat serta stakeholder terkait …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …