Nah Lho..Polda Jabar Kesulitan Awasi Netizen, Kenapa Ya?

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Polda Jabar memiliki kendala dalam pengawasan para netizen di dunia maya. Kendala itu berupa sarana prasarana yang belum memadai, pengelola provider yang berada di luar negeri, dan validnya identitas warga negara.


“Setiap warga negara harus memiliki identitas jelas, seperti rekening bank, e-KTP yang valid. Identitas harus jelas. Jangan sampai banyak penjual di media online itu membingungkan warga. Negara harus mengatur, jual beli di medsos harus memudahkan, warga juga jangan ketipu juga. Orang yang memiliki penjualan (di dunia maya)juga harus melaporkan ke keminfo,” ujar Kanit IV subdit II Kompol Catur.

Kesadaran masyarakat terhadap hal tersebut, menurut Catur masih sangat minim sekali. “Sebagian kecil sudah (melaporkan ke keminfo)sebagain besar belum. Klo tertib insyallah aman,” katanya.

Untuk di ketahui Polisi daerah Jawa Barat kini perketat pengawasan netizen di dunia maya, hal tersebut dilakukan, lantaran trend penipuan dan pencemaran nama baik di dunia maya yang terus meningkat setiap tahunnya.

Berdasarkan data kepolisian daerah Jawa Barat (Polda Jabar) terkait penanganan kasus cyber crime, pada tahun 2013 total kejahatan cyber sebanyak 60 kasus, dan yang berhasil ditangani Polda Jabar sebanyak 18 kasus. Tahun 2014 total kejahatan cyber sebanyak 124 kasus, dan yang berhasil ditangani sebanyak 53 kasus. Sedang di tahun 2015 total kejahatan hingga bulan oktober sebanyak 116 kasus, dengan penanganan sebanyak 91 kasus. (cesar)

Loading...

loading...

Feeds