NGERI…. Saling Bacok Jari pun Berserakan

garis polisi

garis polisi

POJOKBANDUNG.com, PEKANBARU – Dua pemuda saling bacok di Jalan Koridor Langgam, Pangkalan Kerinci, Sabtu (5/12) sekitar pukul 22.30 WIB. Akibat kejadian mengenaskan itu, kedua korban mengalami luka robek.


Bahkan jari salah satu dari mereka putus dan berserakan di tanah. Diduga pemicunya dendam.

Aksi saling bacok tersebut berlangsung di Jalan Koridor Langgam, Pangkalan Kerinci, Sabtu (5/12) sekitar pukul 22.30 WIB. Muhammad Umbri Parangin-angin (38) warga Pasar Baru mengalami luka robek di paha belakang, punggung dan kaki. Dia masih kritis dan dirawat di RS Efarina Pangkalan Kerinci.

Sedangkan lawannya Ari Anggoro (30), putus jari telunjuk dan tengah tangan kiri. Dia harus mendapat perawatan di RSUD Selasih.

Setakat ini, informasi masih simpang siur. Sebagian warga menyebutkan bahwa kejadian tersebut berawal saat Umbri mengendarai sepeda motor di Jalan Koridor Langgam. Tiba-tiba dia dipepet Ari dari belakang.

Keduanya kemudian terlibat perkelahian. Ari yang membawa senjata tajam langsung membacok Umbri. Tak mau kalah, Umbri juga melakukan hal sama.

Menurut warga lain, saat kejadian Ari tidak sendiri. Temannya Ar turut membantu menyerang Umbri menggunakan celurit. Setelah itu, dia langsung kabur.

Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Razif yang mendapat laporan langsung turun ke tempat kejadian perkara bersama KBO Sat Reskrim Polres Pelalawan Ipda Deny Indrawan Lubis SIK dan Kanit Buser Iptu Yoyok Irwanto. Setibanya di lokasi, kedua orang yang bertikai tadi sudah di larikan ke rumah sakit.

Di TKP petugas hanya menemukan ceceran darah segar dan dua jari. Setelah mendapat data awal, polisi memburu Ar. Sebagai barang bukti, telah diamankan celurit dan pisau di sebuah bedeng.Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga SIK MHum ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Paur Humas Ipda M Sijabat SH membenarkan adanya kasus pembacokan tersebut.

‘’Motif pembacokan belum dapat dipastikan. Kedua belah pihak belum bisa dimintai keterangan karena masih mendapat perawatan medis,’’ ujar Paur Humas. (rpg/ray)

Loading...

loading...

Feeds