Ini Alasan Kejati Jabar Belum Tahan Asep Hilman

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Bambang Bachtiar mengatakan, eksekusi penahanan tersangka kasus korupsi pengadaan Buku Aksara Sunda, Asep Hilman belum ada rekomendasi dari tim penyidik.

Asep Hilman yang menjabat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat itu, ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan buku Aksara Sunda tahun anggaran 2010 dengan kerugian negara mencapai Rp2 miliar.

“Masalah ditahan atau tidak itu dari tim penyidiknya, kalau mereka secara subjektif maupun objektif ada kekhawatiran menghilangkan barang bukti, melarikan diri, ya lihat nanti,” ujar Bambang, Selasa (8/12/2015).

Kendati demikian, pengembangan kasus korupsi yang diduga dilakukan secara kolektif kolegial itu, terus dijalankan. Dalam pengembangan kasus ini, saksi Mantan Kadisdik Wahyudin Zarkasi dan anggota Banggar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar pada saat itu, terus dimintai keterangan.

“Kita masih mendalami, lihat hasil penyelidikan lebih lanjut. Kalau tersangka, saat ini baru satu,” tambahnya.

Dia menegaskan kembali bahwa, penahanan sampai saat ini belum dilakukan bukan berarti adanya kelambanan para penyidik. Penetapan tersangka Asep Hilman dijalankan berdasarkan nomor Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) 478/02/fd.1/09/2015/30 september 2015.

Penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menjerat Asep Hilman dengan pasal 2, Pasal 3 Undang Undang Republik Indonesia nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan Undang Undang RI nomor 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi

“Kalau timnya masih berpendapat ‘belum’ ya belum saatnya (ditahan). Tapi saat ini belum ada usulan dari tim,” tegasnya.
(cesar)

Loading...

loading...

Feeds

Momen RAFI 2021, Telkomsel Siaga Maksimalkan Jaringan

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA- Telkomsel siap memastikan ketersediaan kualitas jaringan dan layanan yang prima demi menghadirkan pengalaman digital untuk #BukaPintuKebaikan bagi masyarakat …

PDRI Siap Kawal Distribusi KIP Kuliah Merdeka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persaudaraan Dosen Republik Indonesia (PDRI) akan memantau dan mengawal distribusi penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka …