Newcastle Vs Liverpool: Begini Solusi Klopp Jika Newcastle Bertahan

Liverpool

Liverpool

POJOKBANDUNG.com, NEWCASTLE – Dalam satu dekade terakhir, tiga kali Liverpool berpesta di St James Park, kandang Newcastle, dengan tiga gol atau lebih. Pada 2007-2008, mereka menang 3-0, lalu berpesta 5-1 pada semusim berikutnya, dan melibas tuan rumah setengah lusin gol pada 2012-2013.


Apalagi, saat ini Newcastle sedang jeblok. Tidak hanya terjerembap di zona degradasi, bersama AFC Bournemouth,mereka merupakan tim yang paling sering jadi lumbung gol lawan dengan catatan 30 kali kebobolan. Dalam dua laga terakhir, mereka kebobolan delapan gol.

”Kalau banyak yang menginginkan kami memenangi laga Minggu besok (malam nanti), itu yang juga kami harapkan. Tapi, kami tetap respek dengan Newcastle,” ujar Klopp dalam konferensi pers kemarin WIB.

Klopp tidak ingin rekor buruk Newcastle itu melambungkan pemainnya sehingga kehilangan momentum streak lima kemenangan di semua ajang. Sebaliknya, dilansir dari situs resmi klub, mantan der trainer Borussia Dortmund tersebut meminta pemainnya tidak terpaku pada statistik.

”Karena Premier League masih terlalu keras untuk dimimpikan, dan kami masih harus terus berjuang,” serunya. Komposisi Klopp sudah full team dengan comeback Daniel Sturridge, Jordan Henderson, dan Philippe Coutinho. Dua nama terakhir juga ikut berlatih di Melwood kemarin.

Hanya, Klopp tidak akan langsung memainkan dua nama terakhir. Hendo maupun Coutinho bakal memulai laga daribench. Hendo melakukannya saat laga melawan Swansea City (29/11) dan Soton. ”Kalau memang dia bisa kembali, itu akan lebih bagus bagi kami,” klaimnya.

Dengan perkiraan formasi 4-2-3-1, Klopp akan menantikan tuah Sturridge yang bakal ditopang trio James Milner, Roberto Firmino, dan Adam Lallana di belakangnya. Pertanyaannya, bisakah strategi gegenpressing berfungsi tidak hanya melawan tim yang bermain ofensif?

Masalahnya, setiap kali bermain menghadapi klub yang pertahanannya dalam, permainan gegenpressing sulit berkembang. Ambil contoh bagaimana cara The Swans -julukan Swansea- bermain bertahan sepekan lalu. Dengan mengisolasi area pertahanan depan kotak penaltinya, Swansea menyulitkan Liverpool untuk mencetak gol.

Satu-satunya gol kemenangan pun didapat dari titik putih dengan Milner sebagai eksekutornya. Nyaris sama dengan Swansea, Newcastle punya karakter bertahan dan memanfaatkan counterattack dalam membangun serangan. Bukan lagi dengan bola-bola panjang.

Semakin sering mengandalkan bola panjang, semakin sulit Liverpool membongkar pertahanan lawan. Solusinya bisa menembus pertahanan lawan dengan cara memperbanyak permainan bola-bola pendek. Kelebihan Sturridge dalam dribelnya bisa diandalkan untuk menjebol gawang Robert Elliot.(ren/jon/jpnn)

Loading...

loading...

Feeds

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …

Rina Gunawan Meninggal Dunia

Rina Gunawan, istri dari Teddy Syach dikabarkan meninggal dunia pada hari ini Selasa (2/3). Kabar duka tersebut dibenarkan sang manajer.