Pengemudi Lamborghini Maut Akhirnya Dijebloskan ke Bui

POJOKBANDUNG.com, SURABAYA – Wiyang Lautner akhirnya dijebloskan ke ruang tahanan Polrestabes Surabaya kemarin (5/12).


Pengemudi mobil Lamborghini LP 570-4 yang menabrak lapak STMJ itu ditahan usai dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim mulai hari Senin hingga Jumat di ruang Teratai 9. Dikawal tiga orang polisi, Wiyang sempat mengutarakan permohonan maaf.

”Saya akan bertanggung jawab atas kasus ini,” ucap Wiyang singkat. Sekitar pukul 09.45 dia meninggalkan Rumah Sakit Bhayangkara.

Pria berusia 24 tahun itu mengaku sudah sehat. Dia siap menjalani proses hukum selanjutnya. Tapi saat ditanya tentang ganti rugi, Wiyang hanya terdiam.

Kedua orang tua Wiyang juga terlihat setia menemani anaknya. Namun mereka tidak berbicara sepatah katapun. Langkah kaki mereka dipercepat ketika awak media mencoba meminta keterangan. Namun keduanya tetap bergeming.

Penjelasan hanya diberikan oleh salah seorang kuasa hukumnya Muslihin Mappiare. Dia mengungkapkan bila kliennya memang sempat sakit. ”Tidak dibuat-buat. Ada keterangan dari dokter, dan hari ini sudah dinyatakan sehat,” katanya.

Wiyang kemudian diangkut mobil polisi. Sekitar 20 menit perjalanan, mobil tiba di Mapolrestabes Surabaya. Sebelum masuk penjara, Wiyang sempat menjalani pemeriksaan di Unit Identifikasi untuk diambil sidik jarinya.

Sepuluh menit kemudian, dia benar-benar dimasukkan ke dalam penjara. Wiyang menempati sel bersama tahanan Satlantas. ”Masa penahanannya resmi dimulai hari ini,” terang Kassubaghumas Polrestabes Surabaya AKP Lily Djafar.

Lily menambahkan, pihaknya sudah mendapat laporan dari dokter yang merawat Wiyang. Meskipun Surat Perintah Penahanan Wiyang sudah turun sejak Senin, namun dia belum ditahan. Saat dirawat rumah sakit, Wiyang berstatus pembantaran.

Perwira polisi dengan tiga balok di pundak ini kembali menegaskan jika pihaknya tidak pernah mengistimewakan seseorang. ”Dia sudah ditahan. Ini bukti kalau dia sama saja dengan tahanan lainnya,” kata Lily. (did)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …