Siip..Helikopter Buatan PT Dirgantara Indonesia Pantas untuk Presiden

Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan (kiri) didampingi Direktur Niaga dan Restrukturisasi PT DI, Budiman Saleh meninjau proses produksi komponen pesawat di Hanggar PT DI Bandung, Jumat (4/12/2015). Pascadiputuskan tidak jadi membeli Agusta Westland AW101, Presiden Joko Widodo terindikasi akan memilih helikopter produksi PT DI. (Foto : Ramdhani).

Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan (kiri) didampingi Direktur Niaga dan Restrukturisasi PT DI, Budiman Saleh meninjau proses produksi komponen pesawat di Hanggar PT DI Bandung, Jumat (4/12/2015). Pascadiputuskan tidak jadi membeli Agusta Westland AW101, Presiden Joko Widodo terindikasi akan memilih helikopter produksi PT DI. (Foto : Ramdhani).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Polemik tentang  tarik ulur pembelian helikopter untuk RI 1, Presiden Joko Widodo terus bergulir. Kali ini, PT DI wajar berbangga hati karena Menko Polhukam, Luhut Binsar Pandjaitan memastikan Presiden Joko Widodo memilih helikopter buatan dalam negeri. Helikopter Cougar yang dikembangkan PT Dirgantara Indonesia (DI) menjadi rekomendasi untuk pembelian helikopter VVIP.


“Jadi Pak Presiden tidak membatalkan. Tapi memerintahkan untuk memilih. Apakah memakai helikopter dalam negeri atau luar negeri. Ya akhirnya Bapak Presiden Joko Widodo memutuskan untuk memakai helikopter buatan dalam negeri,” ujar Luhut di sela peninjauan produksi helikopter dan pesawat di PT DI, di Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jumat (4/12/2015).

Luhut juga menyempatkan diri melihat langsung sejumlah helikopter di hanggar PT DI. Sejak 2008, PT DI mulai mengembangkan produksi helikopter EC725 Cougar (versi militer) dan EC225 Cougar (versi sipil). Saat ini PT DI sudah mengerjakan lima dari enam helikopter EC725 Full Combat SAR Mission yang dipesan TNI AU.

Menanggapi hal itu, Luhut memuji langkah PT DI. “Itu sangat bagus. Untuk Combat SAR ternyata sudah siap, (jenis Cougar) itu bisa dipakai juga untuk pesawat kepresidenan. Tapi tentu (untuk VVIP) kita lakukan penyesuaian sana sini,” tambah Luhut. (apt)

Loading...

loading...

Feeds

DPRD Jabar Imbau Ponpes Taati Prokes

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar M. Sidkon Djampi mengimbau para santri dan pengajarnya taati protokol kesehatan Covid-19. …

Kenaikan Sanksi Prokes Terbentur Pergub

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penerapan kenaikan sanksi denda untuk pelanggaran protokol kesehatan (prokes) sulit dilakukan. Musababnya, realisasi sanksi tersebut harus melakukan …