Oknum TNI Pembunuh Indrawanta Sudah 5 Kali Masuk RS Jiwa

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG–Kapendam III Siliwangi Kol Arm Robertson Ismail membenarkan bahwa pelaku pembunuhan Indrawanta, pedagang di Pasar Caringin, merupakan anggota TNI. Namun, pelaku sudah mengajukan pensiun dan mengalami gangguan mental.


“Iya betul, oknum anggota kita. Diduga sebagai pelakunya (pembunuhan),” katanya saat dihubungi wartawan.

Ia menyebutkan, pelaku merupakan anggota Pusdikpom Cimahi, tapi dia bukan anggota Kodam III Siliwangi.

Menurutnya, pelaku Kopda KU alias Timbul ini sudah memasuki masa persiapan pensiun (MPP) sejak 15 November 2015. Dia dipensiunkan dini lantaran mengalami ganguan mental.

“Dia sudah lima kali keluar masuk rumah sakit jiwa (RSJ). Jadi dia ini oknum anggota TNI yang memiliki gangguan mental,” ujarnya.

Kendati begitu, lanjutnya, secara hukum akan tetap ditangani. Selain itu, jika memang dia mengalami gangguan mental, itu sudah ada undang-undang yang mengatur hal tersebut.

Menurutnya, saat ini tersangka masih diproses di Polrestabes Bandung dan nantinya akan dilimpahkan ke Pomdam, dan semua akan ditangani sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Seperti diketahui, Indrawanta Tarigan tewas dengan luka tusuk di leher sebelah kanan di depan kios D 41 Pasar Caringin, Jumat (4/12/2015) sekitar pukul 13.00 WIB. Pelaku yang merupakan anggota TNI Pusdikpom Cimahi bisa ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian, sore harinya.
(cesar)

Loading...

loading...

Feeds

Cara Memperbarui Whatsapp GB

POJOKBANDUNG.com–DENGAN menggunakan whatsapp GB tentu akan mendapatkan banyak fitur yang tidak di miliki whatsapp resmi. Pengguna dapat menginstalnya melalui berbagai …

Maksimalkan Potensi UMKM dengan Evermos

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Koperasi dan UMKM menjalin kerja sama dengan e-commerce untuk meningkatkan penjualan para …

Telkomsel Gelar Dunia Games League 2021

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Telkomsel terus bergerak maju menegaskan komitmennya sebagai enabler dalam ekosistem esports Tanah Air melalui penyelenggaraan Dunia Games …