Siapa Saja Pria Hidung Belang yang Kencani 10 PSK Asal Maroko…

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Sudah satu hingga dua tahun sekelompok wanita berparas cantik asal Maroko ini diduga melakukan praktik prostitusi di kawasan Cisarua, Kabupaten Bogor. Polisi menyebut sepuluh wanita berhidung mancung itu korban trafficking yang dipekerjakan menjadi pekerja seks komersial (PSK) . Lalu siapa para pria hidung belang yang memesan mereka untuk berkencan?


“Ada orang Indonesia, warga negara asing, ada juga orang Timur Tengah,” ucap Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono saat menggelar konferensi pers di aula Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (4/12/2015).

Disinggung pria hidung belang mana saja yang mengencani mereka, Pudjo sendiri belum tahu persisnya, karena masih dalam pendalaman.

“Masih kami lakukan pendalaman,” kata Pudjo.

Pudjo menambahkan, 10 wanita warga Maroko ini secara bertahap datang ke Indonesia setelah direkrut seorang wanita berinisial A yang juga asal Maroko.

Pudjo menjelaskan, A yang berperan sebagai mucikari rupanya melihat ada potensi bisnis prostitusi di Indonesia. Singkatnya, A berhasil mendatangan 10 bertubuh seksi asal Maroko melalui bandara di Indonesia.

Guna memuluskan aksinya, A dibantu dua pria berinisal J dan An yang berperan sebagai perantara. Selanjutnya, para PSK Maroko ini ditampung di tiga tempat berupa kafe dan villa di kawasan Cisarua.

“Sepuluh wanita Maroko yang berusia 20 hingga 40 tahun ini menjadi korban trafficking. Mereka diperdagangkan oleh mucikari berinisial A,” tutur Pudjo.

Hasil penyelidikan polisi, 10 wanita PSK tersebut berbekal dokumen keiimigrasian berupa visa. “Namun visanya mereka itu sebagai turis. Jadi aturannya enggak boleh mereka kerja, kan mereka turis. Jelas ini ada pelanggaran keiimigrasian,” jelas Pudjo sambil menambahkan pihaknya segera berkoordinasi dengan kantor duta besar Maroko di Indonesia.

Praktik prostitusi melibatkan WNA ini diungkap personel Subdit I Ditreskrimum Polda Jabar setelah mengantongi informasi dari masyarakat. Setelah itu, menurut Pudjo, tim khusus dibentuk untuk menelusuri kabar tersebut.

“Informasi sudah lama diperoleh kami soal adanya tindak pidana perdagangan orang dari luar negeri. Benar saja, terdapat sekelompok wanita asal Maroko yang menjadi korban trafficking di Cisarua,” ujar Pudjo.

Penggerebekan di tiga lokasi penampungan para wanita PSK Maroko itu dipimpin Kasubdit I AKBP Budi Satria Wiguna pada Rabu malam (2/12) hingga Kamis dini hari (3/12). Sebanyak 13 orang terdiri 11 wanita asal Maroko dan dua pria warga Indonesia langsung diboyong ke Mapolda Jabar guna pemeriksaan lebih lanjut.
(cesar)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …