Putusan Bupati Sumedang Nonaktif Ade Irawan Inkrah

Ade Irawan

Ade Irawan

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG– Vonis Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terhadap Bupati Sumedang Nonaktif Ade Irawan, terdakwa kasus korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cimahi tahun anggaran 2010 -2011 dengan kerugian negara Rp2,6 miliar, inkrah.


Ade Irawan divonis hukuman dua tahun penjara dan denda Rp50 juta subsider dua bulan kurungan karena terbukti telah melakukan tindak pidana korupsi dalam dakwaan Subsider.

“Waktu tujuh hari sudah lewat, intinya kita menerima keputusan pengadilan dan tidak akan melakukan upaya hukum apapun,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Remon Ali, Jumat (4/12/2015).

Menurutnya, pertimbangan Majelis Hakim tipikor menjatuhkan hukuman telah sesuai meski masa hukuman yang dijatuhkan rendah dari tuntutan jaksa penuntut yaitu tiga tahun penjara denda Rp50 juta subsider enam bulan kurungan serta uang pengganti sebesar Rp107 juta dalam dakwaan subsider.

“Tentunya pertimbangan (Majelis Hakim) sudah sesuai. Dari putusan itu, kejaksaan menerima,” jelasnya.

Sementara, pihak penasehat hukum terdakwa, Iman Nurhaeman mengatakan, atas putusan Majelis Hakim, tidak akan mengajukan upaya Banding.

“Dari kita tidak mengajukan banding,” cetusnya.
(cesar)

Loading...

loading...

Feeds