Horee..Pemberhentian Terakhir Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ada di Kecamatan Bojongsoang

POJOKBANDUNG.com, BOJONGSOANG-Rencana pembangunan kereta cepat Jakata-Bandung disambut baik pemerintah Kabupaten Bandung. Terlebih, perhentian terakhir kereta cepat tersebut direncanakan berada di Desa Tegalluar,uar Kecamatan Bojongsoang.


Kepala Dinas Perumahan Tata Ruang dan Kebersihan Kabupaten Bandung, Erwin Rinaldi, mengatakan jika rencana pembangunan stasiun terakhir keretta cepat Jakarta-Bandung terletak di Desa Tegalluar, maka wilayah timur dan Selatan Kabupaten Bandung akan berkembang.

“Kita akan menyesuaikan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) di sana,”tutur Erwin, Kamis (3/12).

Menurutnya, jika perhentian kereta cepat di Tegalluar terwujud, maka dukungan pembangunan infrastrruktur penunjang juga dimungkinkan akan dilakukan, baik oleh pemerintah pusat, Provinsi dan Kabupaten Bandung.

Diharapkan, katanya, pembangunan perhentian kereta cepat di Tegalluar ini memicu realisasi pembangunan jalan tol penghubung Gedebage dan Majalaya. Dengan demikian, pengembangan kawasan selatan dan timur Bandung ini akan semakin pesat.

Wilayah Tegalluar sendiri, kata Erwin pada awalnya direncanakan menjadi kawasan terpadu dan mandiri atau bersinergi dengan pembanhunan kawasan Gedebage yang masuk wilayah Kota Bandung.

Di Tegalluar, pada awalnnya akan dibuat beberapa kanal pengendali banjir. Hal tersebut dikarenakan, wilayah tersebut merupakan titik terendah cekungan Bandung, sehingga seringkali terjadi banjir.

“Sisi negatif yang rawan banjir ini dapat diubah menjadi positif dengan membangun danau atau kanal-kanal. Selain bisa menjadi sarana transportasi air, juga untuk kawasan penyerapan dan penghasil air, atau pengendali banjir,” tuturnya.

Tidak jauh dengan rencana Kota Bandung membangun Gedebage menjadi kawasan terpadu, Erwin mengatakan Pemerintah Kabupaten Bandung membuka pintu bagi para investor besar untuk mengembangkan kawasan Tegalluar.

Desa Tegalluar, katanya, masih menjadi kawasan yang didominasi persawahan, industri nonpolutan, dan perumahan. Banjir biasa merendam sejumlah lahan sawah karena daerah ini dilalui banyak sungai dan memiliki kontur yang mencekung. (mld)

Loading...

loading...

Feeds

Maksimalkan Potensi UMKM dengan Evermos

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Koperasi dan UMKM menjalin kerja sama dengan e-commerce untuk meningkatkan penjualan para …

Telkomsel Gelar Dunia Games League 2021

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Telkomsel terus bergerak maju menegaskan komitmennya sebagai enabler dalam ekosistem esports Tanah Air melalui penyelenggaraan Dunia Games …