Satpol PP KBB Bongkar Paksa Bangunan Liar di Bantaran Sungai

bongkar liar

bongkar liar

 


POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH–Sejumlah bangunan liar di bantaran Sungai Cihaur ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bandung Barat.

Satpol KBB membongkar paksa dua dari enam bangunan liar di bantaran Sungai Cihaur, RT 1 RW 1, Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Rabu (2/12/2015).

Enam bangunan liar tersebut terdiri atas tiga rumah tinggal yang dikontrakkan serta tiga gudang rongsokan dan material. Sejumlah bangunan tersebut terletak hanya beberapa meter dari Sungai Cihaur. Pembongkaran paksa dilakukan lantaran pemilik bangunan tidak mengindahkan tiga kali surat peringatan yang diberikan petugas Satpol PP.

Kasi Ops Satpol PP KBB, Wisnu Astodewo saat dijumpai di lokasi menuturkan, pembongkaran bangunan liar tersebut berdasarkan Perda No 12 Tahun 2013 tentang Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban. Di dalam aturan tersebut, ada larangan mendirikan bangunan di sempadan atau bantaran sungai.
“Jadi, pembongkaran ini sudah sesuai dengan Perda Sebelumnya, kami juga sudah memberi surat peringatan kepada pemilik bangunan sebelum melakukan pembongkaran ini,” tuturnya kepada wartawan saat ditemui di lokasi pembongkaran, Rabu (2/12).

Pembongkaran paksa, lanjut dia, dilakukan terhadap gudang material dan rongsokan. Hal itu dilakukan lantaran pemilik bangunan menolak bangunannya dibongkar setelah diberi peringatan petugas.

Sementara empat bangunan lainnya berupa rumah tinggal akan dibongkar sendiri oleh pemiliknya. Petugas memberi batas waktu hingga 9 Desember nanti bagi para pemilik untuk membongkar bangunan mereka. “Perkembangannya akan kami pantau terus. Jika pada waktu yang ditentukan tidak dibongkar juga, kami akan bongkar paksa,” ujarnya.
Selain di bantaran Sungai Cihaur, Wisnu mengungkapkan, pihaknya juga sudah menertibkan bangunan liar di bantaran sejumlah sungai lainnya, seperti di daerah Ciburuy, Cisarua, dan Ngamprah. Penertiban bangunan liar lainnya, menurut dia, akan terus dilakukan secara bertahap.

“Saat ini kami terus mendata di mana saja lokasi-lokasi bangunan liar tersebut karena jumlahnya banyak. Sejumlah bangunan itu bahkan ada yang sudah berdiri sejak 2009. Jadi secara bertahap, bangunan-bangunan liar itu akan kami tertibkan,” pungkasnya.

(bbb)

Loading...

loading...

Feeds

DPRD Jabar Imbau Ponpes Taati Prokes

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar M. Sidkon Djampi mengimbau para santri dan pengajarnya taati protokol kesehatan Covid-19. …

Kenaikan Sanksi Prokes Terbentur Pergub

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penerapan kenaikan sanksi denda untuk pelanggaran protokol kesehatan (prokes) sulit dilakukan. Musababnya, realisasi sanksi tersebut harus melakukan …