Horee..Kab. Bandung Barat Dinyatakan Bebas Penyakit Malaria

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dinyatakan sebagai daerah bebas penyakit malaria oleh Kementerian Kesehatan. Hal ini berdasarkan pemantauan langsung dari tim Kementerian sejak Maret 2015.


Bupati Bandung Barat menuturkan, bahwa pemantauan oleh tim Kementerian Kesehatan tersebut dilakukan tanpa didampingi oleh petugas di daerah. Mereka melakukan pengecekan ke daerah-daerah tertentu di wilayah KBB untuk memastikan tidak adanya wilayah endemi.

“Berdasarkan hasil pantauan tersebut, KBB dinyatakan bebas malaria. Hal ini juga diperkuat dengan tidak adanya kasus malaria selama beberapa tahun terakhir,” tutur Abubakar didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Pupu Sari Rohayati di Ngamprah.

Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, KBB akhirnya dinyatakan sebagai daerah bebas malaria. Hasil dari pemeriksaan tereaebut, Kabupaten Bandung Barat pun menerima penghargaan berupa Sertifikat Bebas Malaria dari Kementerian Kesehatan.

Pemberian sertifikat tersebut bersamaan dengan pemberian penghargaan Swasti Saba Wiwerda kepada KBB sebagai kabupaten sehat untuk kedua kalinya. Indikatornya mencakup tiga hal, yakni kelengkapan sarana dan prasarana kesehatan, masyarakat sehat mandiri, dan pariwisata sehat.

“Kedua penghargaan ini diterima di Jakarta pada akhir pekan lalu. Ini kedua kalinya KBB meraih penghargaan kabupaten sehat setelah pada 2013 lalu juga meraih penghargaan serupa. Namun, sebelumnya hanya dua indikator, yaitu sarana dan prasarana umum serta masyarakat sehat mandiri,” ujar Abubakar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Pupu Sari Rohayati mengungkapkan, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk menciptakan lingkungan sehat di wilayah KBB. Namun, dia menegaskan, hal itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.

“Yang namanya sehat ini, bukan hanya tugas pemerintah. Namun, semua pihak termasuk masyarakat juga bertanggung jawab untuk menjaga kesehatan lingkungan,” ujarnya.

Ke depan, lanjut dia, Pemkab Bandung Barat menargetkan lima tatanan kesehatan untuk diikutsertakan dalam lomba kabupaten/kota sehat yang digelar Kementerian Kesehatan. Dua tatanan tambahannya, yaitu ketahanan pangan dan gizi serta kesehatan lalu lintas.

“Kementerian Kesehatan punya 9 tatanan atau indikator untuk sebuah kabupaten/kota sehat. Ke depan, kami menargetkan dua tatanan tambahan masuk dalam kriteria penilaian. Untuk mencapainya, kami saat ini sudah menyosialisasikannya kepada masyarakat bekerja sama dengan Forum Kabupaten Bandung Barat Sehat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Forum KBB Sehat, Untung Sudharmono menambahkan, pihaknya juga mengapresiasi respons baik dari masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan lingkungan. Terbukti, tahun ini 16 kecamatan di KBB sudah berpartisipasi dalam lomba kecamatan sehat, sementara tahun sebelumnya hanya 8 kecamatan.

“Yang paling penting, kami bersama-sama membangun persepsi kepada masyarakat bahwa menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” katanya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds