Ini Alasan Pemkab Bandung Barat Raih Penghargaan Kabupaten Tersehat

 


POJOKBANDUNG.com, KBB–Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali dianugerahi penghargaan Swasti Saba Wiwerda, yaitu penghargaan bagi kabupaten/kota tersehat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Piala dan penghargaan tiga tahun sekali ini didapat setelah memenuhi tiga tatanan kesehatan dari delapan tatanan indikator penilaian yang berkaitan dengan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan KBB, Pupu Sari Rohayati menuturkan, penghargaan ini diraih melalui upaya bersama memenuhi tiga penilaian lomba yakni pariwisata sehat, masyarakat sehat mandiri, dan sarana prasarana umum.

“Sebelumnya di tahun 2013, kita mendapat penghargaan satu tingkat dibawah ini dahulu hanya dua tatanan indikator kesehatan, tahun ini kita raih penghargaan satu tingkat diatasnya, sekarang bertambah menjadi tiga tatanan indikator penilaian kesehatan,” tutur Pupu kepada wartawan di Ngamprah, Senin (30/11).

Dia menjelaskan, penilaian langsung dilakukan Kemenkes untuk pariwisata sehat yang menjadi samplenya ‘Dusun Bambu’ dan ‘Floating Market’, untuk masyarakat sehat mandiri terdapat pengolahan sampah di Desa Tanimulya, dan sarana prasarana adanya rumah sakit serta Puskesmas yang memenuhi standar kesehatan.

Semantara, Bupati Bandung Barat Abubakar menuturkan, diraihnya Penghargaan Swasti Saba Wiwerda oleh Kabupaten Bandung Barat, adalah kerjasama antara pemerintah, masyarakat dan stakeholder.

“Saya ucapkan terima kasih kepada warga KBB, ini adalah salah satu upaya merubah pola pikir masyarakat akan pentingnya kebersihan mulai dari individu,” ujar Abubakar.

Ia mengatakan, pada 2013 KBB mendapat penghargaan yang sama satu tingkat di bawah piala sekarang, dan pada tahun berikutnya KBB akan mengejar piala dan penghargaan tingkat selanjutnya, untuk mendapatkannya KBB harus memenuhi lima dari sembilan indikator yang dinilai.

“Ada sembilan indikator penilaian, mudah-mudahan tahun berikutnya kita bisa memenuhi dua indikator lagi dan mempertahankan tiga indikator yang sudah didapat,” pungkasnya.

(bie)

Loading...

loading...

Feeds

Rina Gunawan Meninggal Dunia

Rina Gunawan, istri dari Teddy Syach dikabarkan meninggal dunia pada hari ini Selasa (2/3). Kabar duka tersebut dibenarkan sang manajer.

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …