Besok, Polda Jabar Periksa Saksi Pelapor Plesetan Sampurasun

Habib Rizieq

Habib Rizieq

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Kasus pelecehan budaya yang menyeret nama pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq memasuki babak baru. Polda Jabar akan memeriksa saksi terkait laporannya atas kasus Rizieq yang dituding telah menghina masyarakat Sunda gara-gara memelesetkan ‘sampurasun’ menjadi ‘campur racun’ dalam sebuah ceramahnya.


Pihak pelapor dari Angkatan Muda Siliwangi (AMS) dijadwalkan didengar keterangannya pada Selasa besok (1/12/2015).

“Betul. Besok pemanggilan saksi pelapor,” kata Dir Krimsus Polda Jabar Kombes Pol Wirdhan Denny sewaktu dikonfirmasi via telepon, Senin (30/11/2015).

Wirdhan menjelaskan, setelah saksi pelapor diperiksa, proses serupa juga dilakukan kepada saksi ahli bidang Informasi Teknologi dan Bahasa. Setelah itu, pihak terlapor yaitu Habib Rizieq mendapat giliran diperiksa di Polda Jabar.

“Pastinya, besok itu saksi pelapor dulu,” kata Wirdhan singkat.

Sekjen AMS, Denda Alamsyah, mengaku sudah menerima panggilan jadwal pemeriksaan sebagai saksi pelapor.

“Terkait dengan kasus ‘sampurasun’, saya sebagai pelapor dari AMS, sudah mendapat panggilan dari Polda Jabar untuk dimintai keterangan pada Selasa, 1 Desember 2015, pkl 12.00 WIB,” kata Denda via pesan singkat.

AMS melaporkan imam besar FPI Rizieq Shihab atau Habib Rizieq dengan dugaan melanggar UU No.11/2008 tentang ITE. Rizieq dilaporkan ke Polda Jabar lantaran memelesetkan sampurasun menjadi campur racun yang rekaman videonya beredar di YouTube.

AMS menilai pelesetan Rizieq tersebut melecehkan suku Sunda. Ketentuan SARA diatur dalamPasal 28 ayat 2 UU No.11/2008 tentang ITE yang ancaman hukumannya lima tahun penjara.
(cesar)

Loading...

loading...

Feeds